Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alumni STIE IBS Andri Manik Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Beretika
Jumat, 7 November 2025 23:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Banking School (STIE IBS) melalui Program Studi Akuntansi menggelar kuliah tamu bertema “Profitability Analysis” dalam mata kuliah Analisis Laporan Keuangan.
Acara ini menghadirkan Andri Manik, alumni Program Studi Akuntansi STIE IBS yang kini sukses berkarier sebagai Owner PT Bandar Indah Permata sekaligus Ketua Komite Tetap Dialog dan Sosialisasi Kebijakan KADIN Jakarta.
Kuliah tamu yang berlangsung di kampus STIE IBS tersebut diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Akuntansi.
Mereka mendapat wawasan praktis mengenai analisis profitabilitas dan strategi bisnis dalam dunia nyata.
Baca juga : Prabowo Cerita Masa Muda Pengguna Setia Kereta Api
Dalam pemaparannya, Andri Manik membagikan pengalaman dan pesan inspiratif kepada mahasiswa dan generasi muda yang bercita-cita menjadi pengusaha.
“Jangan takut gagal, karena setiap kegagalan adalah lompatan menuju kemampuan baru,” ujar Andri.
Ia mendorong peserta untuk berani mengambil peluang di tengah tantangan ekonomi dan menjadikan nilai kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam berwirausaha.
Lebih lanjut, Andri berbagi kisah perjalanan kariernya sejak menjadi mahasiswa STIE IBS hingga berhasil membangun bisnis sendiri.
Baca juga : Demi Kemandirian Pangan Nasional, Gerindra Dorong Anak Muda Menjadi Petani
Ia menekankan bahwa pendidikan akuntansi memberikan fondasi kuat dalam memahami laporan keuangan serta mengelola bisnis secara profesional.
“Saya akan selalu antusias hadir di kampus-kampus untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, agar semakin banyak anak muda di Jakarta dan seluruh Indonesia menjadi pengusaha yang tangguh dan inovatif,” tuturnya, penuh semangat.
Andri juga menyoroti pentingnya pemahaman terhadap karakter investasi di berbagai sektor. Dengan latar belakang sebagai kontraktor, ia menempatkan sektor riil sebagai prioritas dalam portofolionya.
“Sektor riil memberi ruang bagi investor untuk terlibat langsung dan memahami operasional bisnis, sementara sektor sekuritas menawarkan fleksibilitas. Pilihan terbaik bergantung pada kenyamanan dan keahlian masing-masing investor,” jelasnya.
Baca juga : Bali, NTB, Dan NTT Dorong Integrasi Pembangunan Kawasan Selatan
Melalui kuliah tamu ini, STIE IBS berharap mahasiswa dapat memperluas wawasan, menumbuhkan semangat kewirausahaan yang beretika, berorientasi pada profit, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya