Dark/Light Mode

Teken MoU

KDM & Ketum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Siapkan 80 Ribu Beasiswa

Minggu, 21 Juni 2026 15:30 WIB
Foto: PBMA.
Foto: PBMA.

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA), Jazuli Juwaini, terkait pengembangan pendidikan dan dukungan beasiswa bagi siswa sekolah menengah di lingkungan Mathla'ul Anwar di Jawa Barat.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan dalam rangkaian Pelantikan Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) dan Pengurus Pusat Muslimah Mathla'ul Anwar Masa Khidmat 2026–2031 di Gedung Pakuan, Bandung, Sabtu (20/6/2026).

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama organisasi kemasyarakatan Islam.

Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari luasnya jaringan atau banyaknya anggota, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan generasi yang terdidik dan berkarakter.

“Hari ini saya sudah meminta untuk disiapkan MoU pengembangan pendidikan. Insya Allah akan ada dukungan beasiswa bagi peserta didik sekolah menengah yang berada di lingkungan Mathla'ul Anwar,” ujar Dedi di hadapan ribuan kader dan pengurus Mathla'ul Anwar.

Baca juga : Jaga Momentum Pertumbuhan, Menteri Purbaya Siapkan Stimulus Baru

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan dukungan pendidikan yang dapat menjangkau sekitar 70 ribu hingga 80 ribu siswa sekolah menengah yang berada dalam jaringan lembaga pendidikan Mathla'ul Anwar.

Dedi menilai, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat perlu terus diperkuat. Ia juga mengingatkan agar organisasi Islam tetap fokus pada pendidikan, kaderisasi, dan pelayanan kepada masyarakat, serta tidak terjebak dalam orientasi material maupun kepentingan politik jangka pendek.

“Organisasi akan tetap kuat jika konsisten membangun pendidikan dan melahirkan kader-kader yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan adalah investasi terbesar untuk masa depan bangsa,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBMA Jazuli Juwaini menyambut baik dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pengembangan pendidikan Mathla'ul Anwar.

Baca juga : 99 Persen Kader Internal Jadi Pengurus Baru, PB Mathla'ul Anwar Siap Naik Level

Menurut Jazuli, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu agenda utama kepengurusan baru PBMA.

Sebagai organisasi yang sejak awal berdiri bergerak di bidang pendidikan, Mathla'ul Anwar memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

“Kami ingin berkontribusi lebih besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menjadi energi baru bagi Mathla'ul Anwar untuk terus meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang kami miliki,” ujarnya.

Jazuli menambahkan, Mathla'ul Anwar saat ini mengelola ribuan lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah.

Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Baca juga : Mathla'ul Anwar Perkuat Konsolidasi, Bidik Peran Strategis Nasional

Penandatanganan MoU tersebut menjadi salah satu agenda strategis dalam pelantikan PBMA dan PP Muslimah Mathla'ul Anwar Masa Khidmat 2026–2031 yang mengusung tema “Transformasi Mathla'ul Anwar: Dari Umat, untuk Bangsa”.

Melalui kerja sama tersebut, Mathla'ul Anwar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.