Dark/Light Mode

Hadiri Asian Exim Bank Forum, LPEI Tegaskan Penguatan Ekspor Dan Pemulihan Ekonomi

Rabu, 24 November 2021 12:46 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, turut serta dalam pertemuan tahunan/annual meeting 26th Asian Exim Bank Forum (AEBF) pada Selasa (23/11) dilaksanakan secara virtual.

Event ini dihadiri oleh 11 Exim Bank di kawasan Asia dan Oceania, bersama dengan observer tetap yaitu Asian Development Bank (ADB). Di mana kali ini Türk Eximbank menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan acara annual meeting.

Baca juga : RI Dan Denmark Teken Dua Kesepakatan Untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI turut hadir pada acara tersebut bersama Exim Bank lainnya seperti Export Finance Australia, China Eximbank, India Eximbank, Japan Bank for International Cooperation, The Export-Import Bank of Korea, EXIM Bank of Malaysia, Philippine Guarantee Corporation, Export-Import Bank of Thailand, Türk Eximbank, Vietnam Development Bank.

Direktur Pelaksana III LPEI Agus Windiarto menjelaskan, LPEI turut menghadiri pertemuan tersebut dan terlibat dalam diskusi dengan 11 pimpinan Exim Bank negara sahabat, mengenai dampak Covid-19 terhadap arus perdagangan dan investasi di Asia.

Baca juga : PUPR Mulai Sosialisasikan Peraturan UU Cipta Kerja Perumahan

Dalam pemaparannya, Pemerintah Indonesia melakukan beberapa langkah sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan fokus pada lima aspek. Yaitu, kesehatan, social protection, program prioritas, dukungan pada pelaku usaha, dan pemberian insentif bisnis.

Indonesia Eximbank lanjut Agus, terlibat dalam beberapa program Pemerintah seperti Penjaminan Korporasi Pemerintah (JAMINAH), Program Investasi Pemerintah, dan Pembiayaan pada sektor strategis yang terdampak Covid-19.

Baca juga : Hadiri Sidang WTO, RI Pantang Mundur Perjuangkan Larangan Ekspor Nikel Mentah

“Selain itu LPEI juga menerima penugasan khusus pemerintah untuk pengembangan sektor pariwisata, penugasan khusus kawasan, UKM, trade finance, dan alat transportasi,” jelas Agus dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (24/11).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.