Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menteri Teten: Sektor Kuliner Paling Cepat Pulih Akibat Pandemi

Kamis, 16 Desember 2021 19:23 WIB
Menkop UKM Teten Masduki di acara Grand Launching RichCreme Whip Crème Powder PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) secara virtual, Kamis (16/12). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Menkop UKM Teten Masduki di acara Grand Launching RichCreme Whip Crème Powder PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) secara virtual, Kamis (16/12). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut, UMKM sektor kuliner menjadi industri yang paling cepat pulih dari keterpurukan akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Hal ini juga didukung dari survei Shopee dan World Bank (2020), yang mencatat sektor makanan menjadi sektor yang populer sebagai usaha peralihan alternatif UMKM, dari sektor lain yang mengalami dampak pandemi lebih keras.

Berita Terkait : Publik Nilai Prabowo Gesit 

"Untuk itu inovasi si sektor makanan ini menjadi cara menghasilkan produk terbaiknya yang diproses secara modern, terutama di tengah pandemi Covid-19," kata Teten di acara Grand Launching RichCreme Whip Crème Powder PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) secara virtual, Kamis (16/12).

Dalam pandemi Covid-19 yang dialami 2 tahun terakhir ini, memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi para pelaku usaha, termasuk UMKM.

Berita Terkait : Polda Metro Gelar SIM Keliling, Cek Lokasinya Di Sini

Berdasarkan hasil riset dari UNDP Oktober 2021, kendala yang dialami UMKM saat pandemi adalah, kekurangan biaya produksi sebesar 35,2 persen, penurunan permintaan 30,2 persen, regulasi pemerintah 27,5 persen, akses keuangan 4,9 persen dan bahan baku 2,2 persen.

Untuk itu salah satunya LNK sebagai salah satu perusahaan terdepan penyedia bahan makanan dan minuman, telah membuktikannya dengan kehadiran produk barunya yakni RichCreme Whip pat Crème.

Berita Terkait : Idris: Airlangga Paling Tepat Pimpin Indonesia

"Diharapkan LNK terus membangun kemitraan strategis dengan pelaku UMKM. Kemitraan ini sangat penting agar pelaku usaha, khususnya UMKM, bisa masuk dalam rantai produksi global, meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas, dan meningkatkan kualitas usaha UMKM menjadi lebih kompetitif," ujar Teten.
 Selanjutnya