Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang Libur Natal, Rupiah Meroket

Jumat, 24 Desember 2021 09:57 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang libur Natal, nilai tukar rupiah dibuka menguat cukup tinggi 0,34 persen di level Rp 14.185 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.233 per dolar AS.

Mayoritas mata uang Asia juga menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina naik 0,06 persen, dolar Singapura menguat 0,01 persen, yen Jepang naik 0,02 persen, ringgit Malaysia menguat 0,04 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,03 persen.

Berita Terkait : Jelang Libur Natal, Polda Metro Tetap Gelar SIM Keliling Di 5 Lokasi

Indeks dolar AS, yang mengukur terhadap enam mata uang saingannya, turun tipis 0,08 ke level 96,031. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,02 persen ke level Rp 16.119, terhadap poundsterling Inggris naik 0,07 persen ke level Rp 19.078, dan terhadap dolar Australia juga naik 0,10 persen ke level Rp 10.298.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra melihat, saat ini sentimennya rupiah mulai mereda karena menurunnya kekhawatiran pasar terhadap Omicron, sehingga berimbas pada penguatan mata uang Asia termasuk rupiah.

Berita Terkait : Borobudur Terima Wisatawan Libur Natal Dengan Prokes Ketat

"Saya melihat mata uang Garuda  berpeluang menguat hari ini dengan optimisme pasar yang masih berlangsung terhadap Omicron,” kata Ariston di Jakarta, Jumat (24/12).

Bahkan beberapa riset menurut Ariston, menyatakan bahwa varian Omicron hanya menimbulkan gejala sakit ringan pada penderita. Hal ini membuat pasar lebih tenang dari sebelumnya. Optimisme ini mendorong pasar kembali masuk ke aset berisiko.

Berita Terkait : Jelang Nataru, BRI Siapkan Dana Rp 30,4 T

Ariston memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak menguat dalam rentang Rp 14.200 per dolar AS sampai Rp 14.250 per dolar AS sepanjang hari ini. [DWI]