Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sidang Transisi Energi G20
Seru, Menteri ESDM Dan Dirut PLN Naik Motor Listrik
Rabu, 23 Maret 2022 18:38 WIB
Sebelumnya
Hingga Februari 2022, total SPKLU telah beroperasi secara nasional sebanyak 267 unit di 195 lokasi. Adapun total SPKLU yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit dan tersebar di 92 lokasi.
Akhir tahun 2022 ini, PLN menargetkan dapat menghadirkan 4.900 SPBKLU dan 580 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk memudahkan para pengguna kendaraan listrik.
Baca juga : Menteri ESDM Pimpin Parade Motor Konversi BBM Ke Listrik
Selain itu, lanjut Darmawan, PLN juga sudah menyiapkan fitur Electric Vehicle yang tersedia dalam SuperApps PLN Mobile.
Melalui aplikasi ini, masyarakat pemilik kendaraan listrik bisa langsung melakukan transaksi pengisian baterai dalam satu genggaman.
Baca juga : ETWG G20 Di Jateng Dan Yogyakarta, PLN Pastikan Listrik Aman Tanpa Kedip
Sidang kelompok kerja bidang transisi energi atau Energy Transition Working Group yang pertama (ETWG-1) dalam forum Presidensi G20 digelar di Yogyakarta mulai 24-25 Maret 2022.
Sidang ETWG-1 ini dihadiri perwakilan 20 negara anggota G20, 10 negara undangan, dan 8 organisasi internasional.
Baca juga : Mantapkan Transisi Energi, RI-Singapura Gelar Pertemuan Bilateral Bidang Energi
Diketahui, dalam forum ETWG-1 ini, PLN menyediakan tiga bus listrik dan 17 mobil listrik khusus untuk para delegasi. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya