Dewan Pers

Dark/Light Mode

ETWG G20 Di Jateng Dan Yogyakarta, PLN Pastikan Listrik Aman Tanpa Kedip

Minggu, 20 Maret 2022 19:37 WIB
Para personel PLN saat melakukan apel siaga keandalan kelistrikan KTT G20 di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, Selasa (15/3/2022). Hadir selaku pembina apel Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari.  (Foto : Humas PLN)
Para personel PLN saat melakukan apel siaga keandalan kelistrikan KTT G20 di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, Selasa (15/3/2022). Hadir selaku pembina apel Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari. (Foto : Humas PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) berkomitmen menjamin keandalan pasokan listrik tanpa padam atau zero down time pada gelaran Energy Transition Working Group (ETWG) G20 di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada bulan Maret-Juli 2022.

Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN, Haryanto WS menjelaskan PLN melakukan pengamanan listrik berlapis di beberapa lokasi penting pada penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ini, sehingga dapat dipastikan zero down time.

"Untuk memastikan kelancaran acara G20, PLN memasok listrik di lokasi-lokasi tersebut dari 2 Gardu Induk. Selain itu PLN juga menyiapkan cadangan pasokan menggunakan Automatic Change-Over (ACO), apabila pasokan utama mengalami gangguan, akan segera dipindahkan ke sumber listrik cadangan," terangnya.

Beberapa lokasi prioritas pengamanan kelistrikan untuk acara G20 diantaranya adalah New Yogyakarta International Airport, Bandara Adi Soemarmo, Hotel Royal Ambarrukmo, Hotel Tentrem, Hotel Sheraton, Hotel JW Marriot.

Berita Terkait : Sukseskan MotoGP Mandalika, PLN Sediakan Listrik Berkualitas Dan Andal

Selain itu, Hotel Alila, Hitel Manohara, Keraton Yogyakarta, Pura Mangkunegaran, De’ Tjolomadoe, dan Candi Prambanan.

Sebagai rencana cadangan, PLN juga menyiapkan sebanyak 155 peralatan tambahan terdiri dari 30 Unit UGB (Unit Gardu Berjalan), 103 Unit UPS (Uninterrutible Power Supply), 19 unit Genset dan 3 unit UKB (Unit Kabel Bergerak).

Selain keamanan dari segi pasokan, PLN juga menyiagakan sebanyak 4.881 personel yang terdiri dari 3.606 personel Pelayanan Teknik, 101 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan 1.174 personel PLN.

Para personel juga telah melakukan apel siaga keandalan kelistrikan KTT G20 pada Selasa, (15/3) di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta.

Berita Terkait : Jawab Tantangan Net-Zero Karbon, TransJakarta Operasikan Bus Listrik

Hadir selaku pembina apel Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari.

“Para personel tersebut didukung oleh 204 armada berupa 128 unit Mobil pelayanan teknik, 62 Unit sepeda motor pelayanan teknik, dan 14 mobil PDKB Sentuh Langsung,” tambah Haryanto.

Haryanto juga memastikan, pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam keadaan aman, saat ini daya mampu di sistem Jateng-DIY sebesar 6.772 Mega Watt (MW).

Sedangkan beban puncak tertinggi berada di angka 4.721 MW, dengan begitu masih ada cadangan daya sebesar 30 persen.

Berita Terkait : Berkontribusi Kembangkan Zakat, BAZNAS Berikan Penghargaan Kepada Media

“Diharapkan dengan peralatan yang mutakhir, serta SDM yang mumpuni tersebut PLN dapat memberikan pelayanan kelistrikan yang prima khususnya pada pelaksanaan Presidensi G20,” pungkasnya. [FAZ]