Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang Mudik Lebaran 2022, Permintaan Produk Antimo Meningkat

Rabu, 27 April 2022 11:56 WIB
Jelang Mudik Lebaran 2022, Permintaan Produk Antimo Meningkat

RM.id  Rakyat Merdeka - Seiring dengan diperbolehkannya aktivitas mudik Lebaran di tahun 2022, setelah lebih dari 2 tahun kebijakan mudik ini mengalami pembatasan dalam upaya untuk mencegah adanya lonjakan baru kasus Covid-19, PT Phapros Tbk sebagai salah satu perusahaan farmasi nasional telah menyiapkan ketersediaan produknya untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut.

Masyarakat kini bisa bepergian tanpa harus menjalani tes usap jika sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Berita Terkait : Seminggu Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Dan LPG Aman

"Hal ini, tentu saja merupakan angin segar bagi industri pariwisata nasional yang selama dua tahun terakhir menjadi industri yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19,” ujar Direktur Utama Phapros, Hadi Kardoko dalam keterangannya, Rabu (27/4).

 Dibukanya kembali sektor pariwisata membuat kinerja salah satu produk unggulan Phapros, Antimo Group, bergairah.

Berita Terkait : Pelni Berangkatkan Kapal Mudik Gratis Dari Pelabuhan Priok

Hadi mengatakan bahwa kinerja Antimo pada triwulan I/2022 ini melesat hingga lebih dari 80 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana kontribusi terbesar disumbangkan oleh Antimo Tablet sedangkan sisanya oleh Antimo Anak.

Menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, emiten berkode saham PEHA ini juga mengakui terjadi lonjakan permintaan produk Antimo, untuk itu Manajemen PT Phapros Tbk memastikan ketersediaan produk ini tetap terjaga.

Berita Terkait : Jelang Lebaran, BP2MI Siap Sambut Gelombang Kepulangan PMI

Bukan hanya di produk Antimo, tetapi produk Multivitamin juga telah disiapkan untuk mendukung aktivitas mudik di tahun 2021.

“Kami di Manajemen PEHA berkomitmen untuk mendukung segala kebijakan pemerintah terkait mudik Lebaran di tahun 2021 ini, termasuk memastikan ketersediaan produk kami di titik-titik yang dapat terjangkau oleh masyarakat,," ujarnya.
 Selanjutnya