Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci Indonesia mencapai Net Zero Emission dan pengembangan ektrifikasi di Indonesia.
Begitu kata Corporate Affairs External Director PT TMMIN, Bob Azam saat berbincang dengan wartawan di Banaran, Semarang, Rabu (25/5).
Baca juga : Mantap! PBB Puji Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Bob mengatakan, era elektrifikasi akan membutuhkan 50 keahlian baru. Nah, untuk memenuhi keahlian baru itu diperlukan SDM yang berkualitas.
Toyota sendiri sudah mulai menyiapkan para SDM-nya memasuki era elektrifikasi ini. Mereka diberikan pelatihan mengenai elektrifikasi.
Baca juga : 5 APM Keroyokan Kembangkan Ekosistem Mobil Listrik Di Bali
“Untuk menjadi pemenang, kita tidak cukup hanya mengandalkan natural resources, tapi SDM juga,” ujarnya.
Pihaknya juga menggandeng kampus dan pemerintah menyiapkan elektrifikasi ini dengan melakukan riset. Nantinya hasil risetnya akan diserahkan kepada pemerintah.
Baca juga : Toyota Luncurkan Fasilitas Pengembangan Dan Pembelajaran Mobil Listrik
Hal senada dikatakan Guru Besar Fakultas Teknik Undip, Prof Wiwandari Handayani. Menurut dia, Undip bermitra dengan berbagai pihak dan pemerintah melakukan riset kebijakan-kebijakan yang ramah lingkungan. Menurut dia, yang terpenting adalah tindak lanjut dari hasil risetnya.
“Kalau cuma teknologi berhenti di riset dan dipublikasi, tapi tidak ada hilirisasi, saya kira itu akan sia-sia. Saya kira hilirisasi salah satu prioritas yang harus didorong,” ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya