Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ririek Beberin Alasan Investasi Rp 6,4 T Ke GoTo
Kalau Diam Saja, Telkom Ketinggalan Jaman & Mati
Jumat, 10 Juni 2022 09:22 WIB
Sebelumnya
Jangan Khawatir
Sebelumnya, Senior Vice President, Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza mengatakan, pergerakan harga saham GOTO (kode saham GoTo) maupun saham lainnya yang diperda gangkan di bursa selalu bergerak dinamis.
Baca juga : Investasi Telkomsel di GoTo Dipastikan Dengan Seleksi Ketat
Bisa turun, dan bisa juga melonjak cukup tinggi, sesuai dengan kondisi pasar baik itu global maupun regional.
“Dinamika harga saham merupakan suatu yang lazim terjadi. Seperti tahun lalu, kami mencatatkan unrealized gain atas investasi GoTo sebesar Rp 2,5 triliun. Namun kini bisa terjadi unrealized loss,” ujar Reza di Jakarta, Senin (16/5).
Baca juga : Menkominfo Pastikan Indonesia Tak Ketinggalan Perkembangan Metaverse
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, investor dan publik tidak perlu khawatir ketika harga saham GoTo turun karena tidak berpengaruh signifikan pada bisnis Telkom.
Lantaran bisnis jangka panjang, lanjut Arya, Telkomsel justru mencatat keuntungan. Penilaian ini didasarkan pada potensi 2,5 juta driver Gojek yang dikonversi menjadi pelanggannya Telkomsel.
Baca juga : Menlu AS Tekankan Pentingnya Peran Jurnalis
“Hitung aja berapa setahun bisnisnya Telkomsel kalau 2,5 juta driver memakai Telkomsel dengan pengeluaran pulsa 50.000 sehari. Coba hitung berapa. Belum lagi kita pakai Go Shop, ada advertising dan sebagainya,” bela Arya di Jakarta, Selasa (17/5). ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya