Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pertemuan Jokowi-Prabowo berdampak pada penguatan rupiah. Pagi ini, rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat.
Berdasarkan data RTI, rupiah menjadi mata uang terkuat yang bisa menekuk dollar AS. Per pukul 11.00 WIB, mata uang Garuda berada di level Rp 13.936. Rupiah berhasil menekan dollar AS hingg 71 poin atau 0,51 persen.
Baca juga : Muhammadiyah Puji Jokowi-Prabowo
Rupiah juga tercatat menguat di seluruh mata uang negara utama dunia. Tiga mata uang yang paling kuat ditekan rupiah hingga pukul 10.45 WIB adalah won Korsel, yen Jepang, dan ringgit Malaysia.
Sebelumnya, Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia menyambut baik pertemuan tersebut. “Kita dari dunia usaha menyambut baik. Kita optimistis investor tidak lagi wait and see lagi,” ujar Bahlil di Jakarta, Minggu (14/7).
Baca juga : Ara Sirait: Pertemuan Jokowi-Prabowo Harus Diikuti Para Pendukung Masing-masing
Bahlil mengatakan, pertemuan tersebut menimbulkan konfiden yang besar di kalangan dunia usaha dan pasar. Sebab itu, dia optimis pertemuan itu akan membawa sentimen positif di pasar saham dan nilai tukar pekan depan. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya