Dark/Light Mode

Erick: Kalau Harga Minyak Dunia Melorot, Harga Pertamax Bisa Ikut Turun

Rabu, 7 September 2022 20:47 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati saat meninjau Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC), Jakarta, Rabu (7/9). (Foto: Humas BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati saat meninjau Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC), Jakarta, Rabu (7/9). (Foto: Humas BUMN)

 Sebelumnya 
Saat ini, pengurangan subsidi BBM akan diimbangi oleh perusahaan, dengan menyesuaikan besaran gaji untuk para pekerja. Ini lumrah manakala terjadi pengalihan subsidi BBM.

Untuk BUMN, Erick meminta agar terus melakukan sejumlah program, dalam menyeimbangkan perekonomian. Salah satunya lewat Makmur, yang merupakan program dan ekosistem pertanian yang terintegrasi. Dari hulu hingga ke hilir.

Selain itu, BUMN melalui Holding Perkebunan Nusantara, juga telah kerja sama sektor kopi dengan perusahaan Belanda.

Baca juga : Jaga Harga, Jaga Perasaan

"Kemarin tanda tangan untuk kopi. Dari 7 ribu hektare, sudah mulai ada pembelinya dari luar negeri. Itu 100 persen swasta dari Belanda. Total transaksinya lumayan. Meski belum besar, tapi sudah mencapai 5,6 juta dolar AS," beber Erick.

Sejumlah program tersebut merupakan wujud keseriusan BUMN, dalam mendukung peningkatan UMKM.

Dia terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas para pelaku usaha lokal, untuk mampu berbicara banyak di kancah internasional.

Baca juga : HMI Dorong Pengalihan Subsidi BBM Ke Sektor Produktif Dan Urgen

Berdasarkan riset, 70 persen anak muda Indonesia ingin menjadi pengusaha. Menurut Erick, ini merupakan fondasi besar bagi Indonesia, untuk menjadi negara maju.

"Makanya kita dorong BUMN memberikan pembiayaan dan pendampingnya. Termasuk, CSR pun sekarang hanya tiga: memberikan pendidikan, perbaikan lingkungan hidup dan pendampingan UMKM untuk digital marketing," papar Erick.

"Itu terus didorong, supaya kita menjadi bangsa yang mandiri.  Jangan sekadar kita merdeka, tapi tidak berdaulat. Itulah kenapa, kita harus membangun ekosistem ini," tandas Erick. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.