Dark/Light Mode

Luhut Wanti-wanti Krisis Global Berdampak Ke RI

Rabu, 28 September 2022 06:30 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: tangkapan layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi).
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: tangkapan layar Youtube Kemenko Kemaritiman dan Investasi).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak masyarakat tidak terlena dengan kondisi perekonomian saat ini. Masyarakat diminta bersiap menghadapi krisis ekonomi global yang berpotensi berdampak ke Indonesia.

Luhut mengatakan, masyarakat harus waspada dan bersiap diri.

“Suka, tidak suka, kondisi ini (krisis ekonomi global) akan ber­dampak pada Indonesia. Namun kita bersyukur sampai hari ini dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kita bisa meredam keadaan ini. Tapi per­tanyaannya berapa lama?” kata Luhut dalam pidatonya pada Puncak Hari Maritim Nasional 2022, yang disiarkan secara virtual, kemarin.

Baca juga : Jarak Setiap Dosis Vaksin Berdampak Terhadap Antibodi

Luhut bercerita pengalaman kunjungannya ke New York, Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.

Menurutnya, para pemangku kepentingan di bidang ekonomi kerap bicara soal krisis ekonomi global akibat perang Rusia dan Ukraina yang berdampak pada kondisi pangan dan energi global.

Kemudian, ketegangan antara China dan Taiwan yang diper­kirakan berdampak pada ekonomi dunia. Yang pada akhirnya bisa menimbulkan gangguan pada ekonomi Indonesia.

Baca juga : Menperin Beberkan Dampak Krisis Global Bagi Industri Nasional

“Indonesia harus siap meng­hadapi hal ini, dan kompak mengatasi kondisi krisis yang akan terjadi ke depan,” sambung Luhut.

Dia memprediksi, Bank Sen­tral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) akan me­naikkan suku bunga hingga mencapai 4,75 persen sampai akhir tahun.

Inflasi kita saat ini masih 4,9. Lalu, core inflasi kita 2,8. Inflasi tinggi banyak di sektor pangan, sekarang sedang kita benahi bersama agar tidak makin tinggi, berdasarkan perintah Presiden,” katanya.

Baca juga : Muzani: Ganti Pancasila, Berhadapan Dengan Seluruh Rakyat Indonesia

Meski begitu, Luhut menye­but, sampai saat ini Indonesia masih menjadi salah satu negara di dunia yang perekonomiannya kuat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.