Dark/Light Mode

Perluas Lahan Pertanian Tebu

Erick Patok SGN Kuasai 70% Pasar Gula Nasional

Rabu, 19 Oktober 2022 07:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara kick off revitalisasi industri gula nasional untuk ketahanan pangan dan energi di kebun tebu Temugiring PTPN X Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur, Senin (10/10/2022). Kementerian BUMN melalui PTPN X mendukung ketahanan pangan dan energi nasional dalam pencapaian swasembada gula. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/rwa).
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sambutan dalam acara kick off revitalisasi industri gula nasional untuk ketahanan pangan dan energi di kebun tebu Temugiring PTPN X Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, Jawa Timur, Senin (10/10/2022). Kementerian BUMN melalui PTPN X mendukung ketahanan pangan dan energi nasional dalam pencapaian swasembada gula. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/rwa).

 Sebelumnya 
Ia berharap, dengan mulai dilakukannya revitalisasi pabrik gula benar-benar bisa meningkatkan produksi gula. Meski hal ini tak bisa instan dan membutuhkan waktu.

“Tentu harapannya, program-program yang dicanangkan bisa terealisasi,” kata Budi kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Kompolnas Sesalkan Jenderal Bintang Dua Terjerat Kasus Narkoba

Begitu juga terkait PT SGN, yang ditargetkan bisa memproduksi bioethanol berbasis tanaman tebu.

Menurutnya, banyak negara yang mampu mengalihkan penggunaan bahan bakarnya dari BBM ke bahan bakar berbasis tebu. Terlebih bioethanol mampu mengurangi 90 persen emisi atas efek rumah kaca, yang berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.

Baca juga : Libatkan Petani, Erick Thohir Dorong Swasembada Gula

Menurutnya, Brazil sebagai barometer penggunaan ethanol berhasil menurunkan impor minyak. Sekaligus memanfaatkan ethanol pada saat harga gula dunia turun.

Sehingga, Sugar Co maupun perusahaan BUMN lain diharapkan bisa mengembangkan produk bioethanol dalam negeri, seiring dengan peningkatan produksi gula ke depannya.

Baca juga : Gus Yahya: Perluas Jangkauan Perdamaian Ke Tingkat Global

“Banyak (negara) yang berhasil swicth ke ethanol. Di Brasil dan Thailand itu kan banyak produksi gulanya. Di India juga begitu, bahan bakar mahal, lalu di-switch ke ethanol,” tukasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.