Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat politik Lucius Karus menilai Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) sangat berdampak positif untuk mencegah inflasi hingga resesi. Dia mengatakan BLT seperti obat bagi Indonesia yang berpotensi sakit karena situasi ekonomi yang tidak menentu.
“Tentu termasuk dalam menghadapi inflasi hingga resesi. BLT jadi semacam obat penenang saja utk meredam gejolak,” ujar Lucius kepada wartawan, Sabtu (5/11).
Baca juga : Hipakad Dukung Penuh Jokowi Atasi Ancaman Resesi
Lucius juga menilai, langkah pemerintah merubah subsidi BBM ke BLT juga bisa dianggap sebagai langkah yang populis. Lebih lanjut, Lucius mengingatkan BLT merupakan solusi jangka pendek.
Namun, dia menegaskan, BLT memang cukup ampuh untuk menenangkan kecemasan publik, khususnya masyarakat kurang mampu.
Baca juga : Ronaldo Siap Bangkit
Sehingga dia mendorong pemerintah mengalihkan subsidi BBM untuk sektor lain yang lebih produktif karena BLT tak bisa diandalkan sebagai senjata utama.
"Jadi ini sifatnya terobosan reaktif saja untuk meredam gejolak akibat kondisi perekonomian yang sulit. Ini bukan solusi ampuh untuk ketahanan perekonomian jangka panjang,” ujar Lucius. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya