Dewan Pers

Dark/Light Mode

Penjelasan Sandiaga Uno Perihal Kabar 100 Pulau Di Maluku Akan Dilelang

Senin, 5 Desember 2022 19:44 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Ist)
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan tanggapan terkait kabar dilelangnya 100 pulau di Maluku di New York. Dia membantah, Kepulauan Widi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, dijual.

"Hasil pertemuan tadi dengan bupati dapat dipastikan bahwa Pulau Widi tidak dijual,” kata Sandiaga Uno, dikutip Senin (5/12).

Berita Terkait : Golkar Siap Menang Di Banten

Sandiaga Uno memastikan  tidak ada satu pulau pun yang dilelang untuk dimiliki secara pribadi. “Memang tidak bisa dijual karena milik Pemkab Halmahera Selatan,” tegasnya.

Sandiaga Uno kemudian menambahkan, ada perjanjian dengan pihak ketiga atau swasta di mana domisilinya ada di Bali.

Berita Terkait : Terdampak Gempa, Sandiaga Uno Fokus Perbaiki Destinasi Wisata Cianjur

Pihak ketiga tersebut saat ini mengupayakan akselerasi dari pengembangan gugusan Pulau Widi dan mungkin itu yang sementara ditawarkan.

Dijelaskannya, bentuk kerja samanya, akan didalami dan tidak melanggar peraturan. Sebelumnya Sandiaga Uno menegaskan, sesuai dengan Pasal 33, bahwa setiap jengkal Tanah Air diperuntukan untuk kesejahteran masyarakat Indonesia.

Berita Terkait : Sandiaga Uno: Korban PHK Perlu Diberi Kesempatan Upscale

“Karena kalau bentuknya kerja sama sudah biasa dilakukan, misalnya KEK di Morotai, karena ujungnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia tapi kalau menjual ini tentunya tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ini harus segera kita tangani dengan cepat dan mengambil keputusan tegas,” tandas Sandiaga Uno. ■