Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,11 persen ke level Rp 14.913 per dolar AS dibanding perdagangan Jumat (19/5) di level Rp 14.930 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang melesat 0,10 persen, baht Thailand melonjak 0,26 persen, peso Filipina naik 0,39 persen, won Korea Selatan terdongkak 0,35 persen, dan yuan China melesat 0,36 persen.
Baca juga : Rupiah Pagi Ini Menguat Pada Level Rp 14.788
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya turun 0,15 persen ke level 102,92. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,09 persen ke level Rp 16.113, terhadap poundsterling Inggris naik 0,11 persen ke level Rp 18.555, dan terhadap dolar Australia menguat 0,20 persen ke level Rp 9.903.
Analis Senior dari DCFX, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah menguat didorong oleh pelemahan dolar AS karena turunnya imbal hasil obligasi AS. "Tetapi penguatan rupiah masih akan terbatas mengingat masalah debt-ceiling yang masih belum terselesaikan," jelasnya di Jakarta, Senin (22/5).
Baca juga : Akhir Pekan, Rupiah Melorot Lagi
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bakal bergerak di rentang Rp 14.850 hingga Rp 14.950 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya