Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,32 persen ke level Rp 14.660 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp 14.702 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,18 persen, won Korea Selatan melesat 0,05 persen, yuan China naik 0,02 persen, dan dolar Singapura terdongkrak 0,01 persen.
Baca juga : Kuartal I-2023, Penyaluran Kredit BTN Hampir Tembus Rp 300 T
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,04 persen ke level 101,29. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,21 persen ke level Rp 16.172, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,18 persen ke level Rp 18.334, dan terhadap dolar Australia menguat 0,13 persen ke level Rp 9.729.
Senior Analis DCFX Lukman Leong memproyeksi rupiah bakal menguat karena sentimen positif dari aliran masuk investor ke surat berharga negara (SBN). "Namun penguatan akan terbatas oleh naiknya imbal hasil obligasi AS setelah data menunjukkan pertumbuhan harga di AS lebih tinggi dari perkiraan," jelasnya di Jakarta, Jumat (28/4).
Baca juga : Naik 25,2 Persen, Laba Bank Mandiri Kuartal I Tembus Rp 12,6 T
Lukman memproyeksi nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.600 sampai Rp 14.800 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya