Dark/Light Mode

Terbitkan Green Bond, Bank Mandiri Incar Dana Segar Rp 5 Triliun

Selasa, 23 Mei 2023 13:54 WIB
Public Expose Virtual PUB Green Bond I Tahap I yang digelar Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (23/5)l
Public Expose Virtual PUB Green Bond I Tahap I yang digelar Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (23/5)l

 Sebelumnya 
Bank Mandiri dalam beberapa tahun terakhir telah konsisten menerapkan prinsip-prinsip ESG secara serius, baik itu dari sisi penghimpunan dana, penyaluran dana, serta operasional.

“Kami juga telah memasang target pencapaian NZE dari aktivitas operasional perusahaan pada 2030,” ungkapnya.

Dari sisi penghimpunan dana, penerbitan Green Bond ini diketahui bukan pertama kalinya Bank Mandiri menggalang dana berbasis ESG.

Sebelumnya, Bank Mandiri telah menghimpun dana berbasis ESG senilai 800 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp , melalui Sustainability Bond senilai 300 juta dolar AS (Rp) pada 2021 dan ESG Repo senilai 500 juta dolar AS (Rp) pada 2022.

Baca juga : Beli Tiket Formula E Bisa Di Bank Mandiri, Begini Caranya

Darmawan menegaskan, komitmen Bank Mandiri dalam menerapkan prinsip ESG juga terus ditunjukkan dari sisi intermediasi perbankan.

Hingga Maret 2023, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor berbasis ESG hingga Rp 232 triliun, atau tumbuh 11 persen secara year on year (yoy).

Setara dengan 25 persen dari total portfolio perusahaan secara bank only, pembiayaan tersebut tersalurkan antara lain ke sektor UMKM, pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, dan transportasi bersih.

Bank Mandiri juga terus mengembangkan produk-produk pembiayaan berbasis keberlanjutan seperti Sustainable Linked Loan dan Green Loan.

Baca juga : Luar Biasa! Green Bond PGE Laris Manis Diburu Investor

Hal ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri juga berkomitmen untuk menorong nasabah-nasabahnya untuk menerapkan prinsip berkelanjutan dan mendukung transisi bisnis nasabah kepada bisnis yang lebih berkelanjutan.

Salah satu inisiatif yang telah diterapkan Bank Mandiri dalam hal kegiatan operasional adalah penggunaan panel surya di beberapa kantor Bank Mandiri di kota besar seluruh Indonesia.

Bank Mandiri juga terus berupaya memenuhi konsep green building atau bangunan ramah lingkungan dalam prinsip pembangunan gedung perkantoran.

“Bank Mandiri sudah bekerja sama dengan produsen kendaraan ramah lingkungan untuk secara bertahap, mulai mengintegrasikan penggunaan kendaraan listrik dalam memenuhi kebutuhan operasional perusahaan,” ujar Darmawan.

Baca juga : Transaksi BNIDirect Capai 260,94 Juta, Senilai Rp 2.153,07 Triliun

Tidak berhenti di situ, Bank Mandiri sebagai perusahaan milik negara, bersama Bank BUMN lainnya, telah menjalin kerja sama dengan GESITS dan Volta dalam mendukung program insentif pemerintah dalam pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai roda dua.

Komitmen Bank mandiri ini turut sejalan dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2023. Bank Mandiri secara konsisten terus melanjutkan komitmen untuk menjadi Indonesia's Sustainability Champion for Better Future.

“Salah satu langkah strategis dari hal tersebut adalah mengembangkan pembiayaan yang selaras dengan POJK 51/2017, roadmap NDC dan NZE Indonesia, serta framework ESG yang mengacu pada best practices,” ujar Darmawan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.