Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Siloam Dukung Pemerintah Atasi Kesenjangan Penanganan Kanker
Senin, 29 Mei 2023 08:30 WIB
Sebelumnya
Menkes mengungkapkan, kanker sebagai penyakit penyebab kematian nomor satu di Indonesia perlu mendapat perhatian khusus.
Tidak hanya pada layanan kuratif dan rehabilitatif, Kemenkes memprioritaskan layanan kanker melalui program promotif dan preventif, terutama pada skrining dan deteksi dini.
Baca juga : KPU Tegaskan Hanya Laksanakan Putusan MK
Saat ini, lanjutnya, sistem kesehatan di Indonesia lebih mengarah pada upaya-upaya pencegahan daripada pengobatan.
Kemenkes melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional menjamin pembiayaan gratis untuk deteksi dini 14 jenis penyakit di Puskesmas, salah satu diantaranya program layanan deteksi dini kanker.
Baca juga : Perpanjangan Jabatan Suman
“Wujud implementasi transformasi layanan primer yakni melalui BPJS yang saat ini tengah mengalokasikan Rp 9 triliun untuk pembiayaan layanan deteksi dini yang di dalamnya termasuk untuk kanker,” kata Menkes.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya