Dark/Light Mode

Pertamina UMK Academy 2023, Cara Pengusaha UMKM Masuki Jendela Dunia

Rabu, 12 Juli 2023 20:38 WIB
Salah satu peserta UMK Academy 2023 yang diinisiasi Pertamina. (Dok. Pertamina)
Salah satu peserta UMK Academy 2023 yang diinisiasi Pertamina. (Dok. Pertamina)

 Sebelumnya 
Amelia merintis usaha penjualan produk anyaman rotan berupa tas ransel, tas pinggang, tas kerja, topi, dompet, name tag, sepatu, sendal, gantungan kunci, tikar dan lain-lain.

Produknya dijual dengan kisaran harga mulai Rp 30.000 hingga Rp 1.000.000. Adapun untuk bahan bakunya bekerja sama dengan para pengrajin di wilayah Kalimantan Tengah di antaranya Mandomai, Barito, Kaladan, Palangka Raya dan Pulang Pisau.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan bahwa UMK Academy dirancang untuk mencetak UMK 'naik kelas' yang mampu meningkatkan produktivitas.

Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan semangat Sustainable Development Goals (SDGs) yakni pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta tenaga kerja penuh dan produktif pada Goal 8 SDGs, yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMK.

Baca juga : Lewat UMK Academy Dan Pertapreneur Aggregator 2023, Pertamina Ajak 800 UMK Naik Kelas

Program pendanaan dan pembinaan merupakan salah satu upaya konkret Pertamina dalam merealisasikan komitmen tersebut.

“Dengan Pertamina UMK Academy 2023, kami berharap dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan UMK agar dapat bersaing secara lebih efektif di pasar,” ungkap Fadjar.

UMK Academy merupakan kelanjutan dari kick off UMK Academy 2023 “Juara Kelas Bukan Sekadar Mimpi.”

Pertamina menghadirkan Exclusive Facilitator, yakni Nila Kresna di kelas Go Modern, Rininta Hanum, di kelas Go Online, Magdalena, di kelas Go Online, dan Alya Mirza di kelas Go Global.

Baca juga : Kenduri Swarnabhumi 2023 Dorong Peningkatan Kapasitas Komunitas Budaya

Dengan materi pembelajaran terkait strategi pemasaran dan penjualan, manajemen keuangan, pengembangan produk dan layanan, hingga manajemen operasional.

Pertamina, imbuh Fadjar, berkomitmen untuk memberikan pendampingan jangka panjang bagi peserta setelah selesai mengikuti program, untuk memastikan mereka dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pengembangan bisnis mereka.

Ketika ‘naik kelas’, UMK ini memiliki potensi untuk merambah pasarnya ke mancanegara. Seperti pemenang Pertapreneur Aggregator 2022, Asia Garment Internasional yang mengusung brand Bali Sarong berupa pakaian pantai (beachwear),

kain pantai dan berbagai aksesoris. Dengan program pembinaan Pertamina tersebut, Asia Garment termotivasi untuk melakukan digital marketing dan mampu memasarkan produknya ke pasar Eropa, Amerika serta Afrika.

Baca juga : Menaker Ingin Perusahaan Prioritaskan Keselamatan Kerja

"Kami sangat bangga dapat melaksanakan program pembekalan ini sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami percaya, para peserta UMK Academy memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan bisnisnya dan berharap program ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan UMK untuk sukses hingga pasar internasional," imbuhnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.