Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Genjot Potensi Panas Bumi, PGE Gandeng PT Kaishan Orka Indonesia

Rabu, 19 Juli 2023 06:59 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (Tbk) Julfi Hadi (tengah, berbaju batik biru dan berkacamata) dan Head of Legal/Attorney PT Kaishan Orka Indonesia Erick Lestario (tengah, berbaju batik cokelat tua dan berkacamata) menandatangani Perjanjian Kerja sama disela opening ceremony Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 pada Rabu (12/07).
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (Tbk) Julfi Hadi (tengah, berbaju batik biru dan berkacamata) dan Head of Legal/Attorney PT Kaishan Orka Indonesia Erick Lestario (tengah, berbaju batik cokelat tua dan berkacamata) menandatangani Perjanjian Kerja sama disela opening ceremony Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 pada Rabu (12/07).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) (IDX: PGEO) baru-baru ini mengumumkan targetnya untuk mencapai 1 gigawatt (GW) dalam dua tahun mendatang, dimana dari 672 megawatt (MW) kapasitas terpasang yang sudah ada, PGE akan menambah 340 MW.

Target ini diumumkan dalam acara EBTKE ConEx pada Kamis (13/07). Sebagai langkah awal dalam mencapai target tersebut, saat ini PGE melakukan optimalisasi teknologi dan memanfaatkan peluang komersial.

Dalam melakukan optimalisasi teknologi, baru-baru ini PGE menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Kaishan Orka Indonesia.

Baca juga : Pengamat Apresiasi Upaya PSSI Mitigasi Kerusuhan Suporter Di Liga Indonesia

Kerja sama berbentuk joint study terkait optimalisasi pemanfaatan energi panas bumi di wilayah kerja PGE ini dapat meningkatkan kapasitas terpasang melalui pengembangan teknologi screw expander.

Dengan kolaborasi ini, PGE berharap dapat mengoptimalkan potensi energi terbarukan dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi mengatakan, teknologi menjadi salah satu hambatan serta kesempatan bagi PGE dalam mengembangkan potensi panas bumi.

Baca juga : Perluas Akses Layanan, Bank DKI Gandeng DPD Perbarindo

"Melalui optimalisasi teknologi screw expander dari hasil kerja sama dengan PT Kaishan Orka Indonesia, kami harap dapat mengatasi hambatan yang ada," katanya.

PGE optimistis kerja sama ini dapat membantu tercapainya komitmen Perseroan dalam mengembangkan potensi panas bumi di Indonesia.

"Saat ini baru 8,9 persen potensi panas bumi di Indonesia yang sudah dimanfaatkan. Harapan kami dengan adanya optimalisasi pemanfaatan teknologi ini dapat membuat kita semakin produktif dalam menghasilkan panas bumi," lanjut Julfi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.