Dark/Light Mode

Ratusan Pengembang Properti Ramaikan Ajang IIPEX 2019

Rabu, 25 September 2019 17:35 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil (kedua kanan) saat meresmikan Indonesia International Property Expo (IIPE) 2019 di Jakarta Convention Center, Rabu (25/9). (Foto: Istimewa).
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil (kedua kanan) saat meresmikan Indonesia International Property Expo (IIPE) 2019 di Jakarta Convention Center, Rabu (25/9). (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Antusiasme yang ditunjukkan ratusan pengembang dalam keikutsertaan di ajang IIPEX 2019, menurut Country Manager Rumah.com, Marine Novita, merupakan refleksi dari positifnya tren di sektor properti pada kuartal dua tahun ini.

Merujuk laporan Rumah.com Property Index Q2 2019, tren harga properti residensial menunjukkan kenaikan baik secara kuartalan maupun tahunan.

Laju kenaikan harga properti masih belum terhenti sejak pemulihan pada pertengahan tahun lalu.

Berita Terkait : Kadin: Sektor Pangan Penyumbang Tertinggi PMDN Rp 7 Triliun

“Index menunjukkan harga properti pada Q2 2019 berada pada titik 112,0 atau naik 2,17% secara kuartalan (quarter-on-quarter/q-o-q).

Kenaikan ini lebih baik jika dibandingkan dengan kenaikan pada kuartal sebelumnya yang hanya 0,8%,” jelasnya.

Di lain sisi, Pemerintah merespon pasar dengan beberapa kebijakan yang dicetus untuk mengurangi beban masyarakat.

Baca Juga : Yasonna: Sampai Lebaran Kuda, Nggak Bakal Jadi-jadi...

Salah satu di antaranya pada 22 Agustus kemarin, Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan menjadi 5,50% setelah sebelumnya berada di angka 5,75% per 18 Juli 2019.

Menurunnya BI 7-Day Reverse Repo Rate atau BI7DRR yang menjadi acuan suku bunga di pasar properti selama dua bulan berturut-turut, diyakini akan menjadi daya tarik di mata masyarakat khususnya bagi segmen menengah bawah yang memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari perbankan sebagai sarana dalam menjangkau rumah idaman.

“Tren yang tumbuh positif pada kuartal dua tahun ini diprediksi terus berlanjut hingga kuartal-kuartal setelahnya.

Baca Juga : Yasonna Endus Demo Mahasiswa Ditunggangi Gerakan Politik

Umumnya memang pertumbuhan kenaikan harga properti lebih tinggi pada kuartal ketiga, di mana dalam siklus properti tahunan, kuartal pertama dan kuartal ketiga menjadi periode action.

Pada periode ini, pengembang akan lebih agresif dalam melakukan pemasaran. Inilah sebab IIPEX 2019 yang berlangsung di penghujung kuartal tiga sangat diminati oleh pelaku industri properti,” pungkas Marine.[SRI]