Dark/Light Mode

Ingin Gelontorin Modal

Merah Putih Fund Incar 30 Startup Di Tanah Air

Jumat, 29 September 2023 07:20 WIB
Pengamat ekonomi INDEF Nailul Huda. (Foto: Ist)
Pengamat ekonomi INDEF Nailul Huda. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
“Nah, perusahaan modal ven­tura seperti Merah Putih Fund bisa mengambil langkah untuk lebih banyak memberi pembiayaan ke startup lokal,” jelas Bhima kepada Rakyat Merde­ka, kemarin.

Bhima melanjutkan, semakin banyak startup yang bermun­culan di Indonesia, semakin terbukti potensi bagi anak muda untuk mengembangkan diri dan berwirausaha di era digital.

Berdasarkan startupranking.com, lembaga pemeringkat peru­sahaan rintisan, Indonesia menjadi negara ke-5 dengan jumlah startup terbanyak di dunia. Posisi Indone­sia itu di bawah Amerika Serikat, India, Kanada dan Inggris.

Baca juga : Erick Happy, Di Momen Haornas, Merah Putih Gunduli China Taipei 9-0

Terpisah, Ketua Project Management Officer (PMO) Merah Putih Fund Eddi Danusapu­tro mengatakan, hingga kini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan dana. Terakhir di­laporkan, Merah Putih Fund te­lah memiliki dana sekitar Rp 4,7 triliun untuk diinvestasikan.

“Kami telah mengincar sekitar 30 startup dalam rencana kerjanya. Kami tidak menutup peluang un­tuk berinvestasi pada semua seg­men mulai dari fintech (financial technology), logistik, perikanan, sampai agrikultur,” terangnya.

Namun pihaknya belum da­pat merinci kepada siapa investasi diberikan dan berapa besar dana yang akan digelontorkan tahun ini.

Baca juga : HUT RI Di Melbourne, Merah Putih Berkibar Di Federation Square

“Yang penting kami niat untuk investasi, tapi tidak dapat terlalu detail karena masih proses nego­siasi,” ucapnya.

Meskipun begitu, ia memasti­kan kriteria perusahaan rintisan yang akan dibiayai tidak akan berubah dari komitmen semula.

Salah satunya, startup yang bisa mendapatkan investasi dari Merah Putih Fund adalah yang semua pendirinya orang Indonesia. Kemudian, startup tersebut harus memiliki kantor operasional di Indonesia.

Baca juga : Relawan Sintawati Gelar Medical Check Up dan Pembagian Sembako Di Jakarta

Selain itu, perusahaan rintisan juga harus memiliki rencana go public atau mencatatkan saham perdana di Indonesia. Selanjut­nya, valuasi perusahaan harus yang berada di kisaran 200-300 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 4,3 triliun.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.