Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

PIS Dapat Peringkat Baa3 dari Moody’s dengan Kategori Outlook Stabil

Rabu, 13 Desember 2023 20:39 WIB
Penyerahan peringkat Baa3 dari Moodys Investor Service ke PT Pertamina International Shipping (Foto: Dok. PIS)
Penyerahan peringkat Baa3 dari Moodys Investor Service ke PT Pertamina International Shipping (Foto: Dok. PIS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Moody’s Investor Service memberikan peringkat investment grade untuk pertama kalinya bagi PT Pertamina International Shipping (PIS). PIS mendapatkan peringkat Baa3 dari Moody’s, dengan kategori outlook stabil. Dalam proses pemeringkatan ini, PIS didampingi Mizuho sebagai Credit Rating & Sustainability Financing Advisor.

“PIS mendapatkan peringkat emiten jangka panjang Baa3, mencerminkan peran strategisnya sebagai penyedia logistik maritim terintegrasi dalam rantai energi komoditas minyak dan gas, dan bagian dari perusahaan energi nasional Indonesia PT Pertamina (Persero) yang saat ini mendapat ranking Baa2. PIS secara efektif berperan sebagai virtual pipeline yang mengangkut energi ke banyak pulau di Indonesia,” ujar Analis Senior dan VP Moody’s Maisam Hasnain, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (13/12).

Peringkat dari Moody’s ini sekaligus mencerminkan kekuatan arus kas perusahaan dari sisi stabilitas dan visibilitas yang tinggi, yang terutama didukung oleh bisnis captive jangka panjang dari Pertamina Group. Faktor lain yang mendukung pemeringkatan adalah kekuatan armada PIS yang saat ini mengoperasikan sebanyak 869 kapal, yang terdiri dari 95 kapal tanker milik, 315 kapal tanker sewa, dan 459 kapal support. 

Baca juga : JICC Rayakan Industri Kopi Indonesia Dengan Konferensi Hulu Ke Hilir

Dari sisi likuiditas, Moody’s menyebut proyeksi arus kas dari operasi perusahaan akan cukup untuk mendukung belanja modal, pembayaran utang, dan kewajiban dividen. Apalagi, sebagai anak perusahaan Pertamina, PIS juga memiliki akses yang memadai ke industri perbankan. Ini terbukti di antaranya dengan kesuksesan PIS mendapatkan 3 pinjaman sindikasi cukup besar senilai 750 juta dolar AS dari bank nasional maupun internasional dalam dua tahun terakhir.

Moodys’ juga memberikan apresiasi tersendiri untuk PIS, yang meskipun bukan perusahaan terbuka, tetap senantiasa menerbitkan laporan kinerja keuangannya secara berkala kepada publik yang membuktikan transparansi dalam bisnis perusahaan. 

Direktur Keuangan PIS Diah Kurniawati menyatakan, pemeringkatan oleh Moody’s menunjukkan fundamental bisnis PIS dinilai menjanjikan bagi para investor, terutama dengan kinerja perusahaan yang terus bertumbuh. “Ini berarti investor tidak perlu ragu menanamkan modalnya di PIS, sebagai bagian dari Pertamina Group, karena perusahaan memiliki kinerja dan prospek finansial yang mendukung,” ujarnya.

Baca juga : UI Tingkatkan Peringkat Dan Perkuat Kemitraan Global

Saat ini PIS tengah gencar melakukan ekspansi di pasar internasional. Dalam hitungan bulan, PIS sukses melipatgandakan rute pelayarannya menjadi 50 rute internasional.

Ekspansi ini, kata Diah, masih akan terus dilakukan untuk menaikkan porsi non captive market PIS yang akan bisa mendorong revenue perusahaan lebih pesat. Tentunya, untuk ekspansi tersebut dibutuhkan amunisi armada tanker tambahan.

“Tanker-tanker baru nanti tidak hanya untuk mengangkut komoditas energi seperti minyak dan gas, tapi juga energi maupun komoditas yang lebih ramah lingkungan untuk mendukung transisi energi Indonesia,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.