Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Di awal pekan, nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,36 persen ke level Rp 15.549 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (15/12/2023) di level Rp 15.493 per dolar AS.
Pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak melemah terhadap dolar AS. Won Korea Selatan minus 0,33 persen, peso Filipina melemah 0,27 persen, baht Thailand turun 0,26 persen, yuan China turun 0,1 persen,, ringgit Malaysia minus 0,2 persen, yen Jepang anjlok 0,13 persen, dolar Singapura turun 0,07 persen dan rupee India menguat 0,39.
Baca juga : Rupiah Bergerak Melemah Ke Rp 15.530
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,06 persen ke level 102,16. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,50 persen ke level Rp 16.957, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,52 persen ke level Rp 19.733, dan terhadap dolar Australia minus 0,51 persen ke level Rp 10.427.
Analis pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah dan mata uang lainnya bakal tertekan setelah bank sentral AS (The Fed) disinyalir baru menurunkan suku bunga acuan pada tahun depan. Sebagaimana pernyataan tersebut dilontarkan oleh petinggi The Fed John Williams dan Raphael Bostic.
Baca juga : Pagi Ini, Rupiah Menguat Ke Level Rp 15.471
"Pernyataan tersebut sedikit banyak bisa mendorong penguatan dolar AS lagi di awal perdagangan pekan ini," katanya di Jakarta, Senin (18/12/2023).
Ia pun memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.480 sampai Rp 15.550 per dolar AS sepanjanh hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya