Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terbitkan Sukuk Sustainability Tahap I
BSI Incar Dana 3 Triliun
Jumat, 17 Mei 2024 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI menerbitkan instrumen ESG (Environmental, Social, and Governance) sukuk pertama di Indonesia berupa Sustainability Sukuk BSI atau Sukuk Mudharabah Keberlanjutan Tahap I Tahun 2024 senilai Rp 3 triliun.
Penerbitan sukuk tersebut menjadi bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I, yang secara total BSI menargetkan bisa meraup dana segar hingga Rp 10 triliun.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, pada tahap pertama ini, BSI telah mendapatkan izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) melalui Peraturan (POJK) Nomor 18 Tahun 2023, untuk menerbitkan sukuk sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3 triliun.
“Sustainability Sukuk dalam mata uang rupiah ini ditawarkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dan diharapkan dapat memberikan kisaran imbal hasil 6,40 persen hingga 7,20 persen untuk jangka waktu 1,2 dan 3 tahun,” jelas Hery dalam acara Public Expose Sukuk Mudharabah Keberlanjutan Tahap I Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (15/5/2024).
Baca juga : Volume Perdagangan RI-Australia Naik 90 Persen
Hery melanjutkan, penerbitan sukuk dimaksudkan untuk penyaluran dana pembiayaan dalam kategori Kegiatan Usaha Lingkungan Hidup (KUBL) dan Kegiatan Usaha Sosial (KUBS).
Sebab, imbuhnya, BSI berkomitmen tinggi untuk terus terlibat aksi mitigasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan melalui program dan pembiayaan sustainable financing.
Untuk itu, perseroan siap mendorong transisi menuju green economy melalui implementasi instrumen keuangan syariah, yang fokus terhadap ESG.
“Instrumen ini akan memberikan value berbeda bagi investor, yakni memberikan manfaat besar dari sisi ekonomi, sosial maupun lingkungan,” tegas Hery.
Baca juga : 90 RW Di Jaksel Kumuh
Tak hanya itu, kehadiran Sukuk Sustainability ini merupakan inovasi yang dapat memperkaya instrumen keuangan syariah di Indonesia.
Dikatakannya, BSI melihat pasar obligasi hijau global dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat. Pihaknya membaca peluang untuk turut mengembangkan instrumen baru tersebut, dengan membiayai proyek-proyek keberlanjutan melalui penerbitan Sukuk Sustainability.
“Di dalamnya, BSI akan mengatur pengelolaan dan penggunaan dana, evaluasi dan seleksi proyek, serta pengelolaan hasil dan mekanisme pelaporannya,” jelas Hery.
Ia mengaku bangga BSI sebagai bank syariah terbesar yang mempelopori penerbitan sukuk sustainability di Indonesia, yang menggabungkan kegiatan usaha ramah lingkungan dan berwawasan sosial. Sehingga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Baca juga : Coppa Italia, Si Nyonya Tua Raih Gelar Ke-15
Sekaligus dapat mendorong pencapaian target kontribusi pembiayaan berkelanjutan yang ditentukan secara nasional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya