Dark/Light Mode

Ada WWF Ke 1O, Ekonomi Bali Diperkirakan Capai Rp 1,5 Triliun

Kamis, 23 Mei 2024 16:10 WIB
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno saat membuka Bali Street Carnival di acara World Water Forum ke-10, Senin (20/7).
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno saat membuka Bali Street Carnival di acara World Water Forum ke-10, Senin (20/7).

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak, 50 ribu wisatawan datang ke Bali, untuk menghadiri acara internasional World Water Forum ke-10 di Bali. 

Ajang Water Forum ke-10 yang berlangsung hingga 25 Mei 2024, di Nusa Dua, Bali, memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi di Bali. 

"Dari jumlah spending per delegasi yang mengacu event sejenis itu sekitar Rp 34 juta. Oleh karena itu, kita bisa memprediksi lebih dari setengah triliun rupiah atau Rp 500 miliar belanja langsung bagi ekonomi Bali di acara World Water Forum ini,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno,  Kamis (23/5).

Baca juga : Nilai Ekonomi Sektor Media Online Indonesia Diprediksi Tembus Rp 171,66 T

Namun, ditambahkan Sandi, dalam perhitungan ke depan nantinya bukan tidak mungkin perputaran ekonomi secara keseluruhan akan mencapai Rp 1,5 triliun, 

“Delegasi yang hadir kemungkinan tidak datang sendirian, serta masih ada perputaran ekonomi yang dapat dilihat tidak hanya dari spending delegasi saja,” ujar Sandi sapan akrab Sandiaga Uno.

Akan tetapi, kata Menteri Sandi, dampak yang lebih besar adalah bagaimana kepemimpinan Indonesia di dunia internasional dalam mendorong pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Baca juga : Lampaui Tahun Lalu, Inabuyer B2B2G Expo 2024 Raup Transaksi Rp 1,5 Triliun

"Nanti akan dilanjutkan dengan sekitar 100 sampai 120 proyek. Kami menghitung bisa memberikan dampak ke investasi turunan dan lanjutan selama lima sampai sepuluh tahun ke depan sekitar Rp 120 triliun," terangnya.
 
Menparekraf menjelaskan, Kementeriannya sedang melakukan survei terhitung dari 17 hingga 25 Mei 2025 terhadap stakeholder, pengunjung, dan delegasi untuk menghitung dampak penyelenggaraan Forum air Duni di Bali.

“Dari sisi promosi, penyelenggaraan Forum Air memberikan destination exposure yang efektif untuk peregerakan ekonomi di Bali," sebut Sandi.

Lebih lanjt Sandi mengungkapkan, dalam sebulan terakhir, pencarian WWF meningkat signifikan. Lebih dari 1.800 pencarian harian, 45 persen dari luar negeri khususnya di wilayah Pasifik, Asia Timur, Asia Selatan, Eropa Barat, Afrika, Amerika Utara, dan Amerika Selatan). Bahkan dalam sepekan terakhir, ada 190 berita global dan nasional mengenai World Water Forum.

Baca juga : Jelang KTT WWF ke 10 Bali, PLN Siapkan 52 SPKLU Layani Mobil Listrik Delegasi

"Kemenparekraf berkomitmen dalam penyelenggaraan MICE yang berkelanjutan. Sehingga perhatian tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan," pungkasnya. 


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.