Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Fauzi Ichsan: Transformasi BUMN, Pilar Fundamental Pembangunan Nasional
Kamis, 13 Juni 2024 12:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ekonom Senior Fauzi Ichsan menegaskan peran vital BUMN dalam menopang perekonomian nasional.
Fauzi berpandangan, di tengah keterbatasan moneter dan amunisi fiskal, peran investasi BUMN serta swasta begitu vital dalam menopang pertumbuhan ekonomi.
Investasi BUMN menjadi pilar utama di samping konsumsi domestik. Investasi BUMN-swasta dan belanja domestik adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi saat ini.
"Untuk memastikan konsumsi domestik tidak sendirian membantu belanja Pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi, investasi swasta atau BUMN harus terus ditingkatkan. Bukan saja levelnya, tetapi juga produktivitas atau efektivitasnya dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi," ujar Fauzi dalam keterangannya, Rabu (12/6/2024).
Sebagai salah satu pilar utama, Fauzi menilai, investasi BUMN mesti produktif dan efektif. Menurutnya, BUMN telah mendorong peningkatan organisasi yang lebih produktif dan efektif, lewat sejumlah transformasi yang dilakukan dalam lima tahun terakhir.
Dia pun mencontohkan bagaimana BUMN melakukan transformasi besar-besaran di bawah Kepemimpinan Kementerian BUMN. Transformasi terus dilakukan di tengah upaya menyelesaikan sejumlah persoalan pelik.
Baca juga : Gus Halim: Inovasi Kader Digital Bakal Percepat Pembangunan Desa
"Momentum transformasi ekonomi, khususnya di sektor BUMN, terpicu lagi dengan adanya krisis pandemi Covid di 2020. Intinya, dalam 4 tahun terakhir, transformasi dan restrukturisasi di sektor BUMN telah berhasil," papar Fauzi.
Fauzi yang pernah menjabat Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2020, merinci sejumlah keberhasilan transformasi BUMN. Antara lain, menyelesaikan masalah struktural yang lama membelit BUMN.
Masalah yang menghambat produktivitas dan efektivitas BUMN ini banyak membelit BUMN Karya, Asuransi, hingga Kereta Cepat.
"Kementerian BUMN mampu menyelesaikan masalah legacy dan struktural pelik seperti permasalahan Jiwasraya, Jasindo, Garuda, sejumlah BUMN Karya, Kereta Cepat, dan lain sebagainya. Langkah-langkah yang terbukti berhasil membatasi beban APBN," jelas Fauzi.
Tak hanya itu, BUMN juga melakukan transformasi tata kelola perusahaan.
Fauzi mengapresiasi transformasi tegas yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir, dengan menutup BUMN yang mengalami kegagalan sistemik akibat alpa menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di masa lalu.
Baca juga : Wujudkan Indonesia Emas 2045, Pembangunan Wajib Dilanjutkan
Dia bilang, keberhasilan transformasi BUMN telah diakui dunia internasional.
"Keberhasilan ini bukan hanya diakui secara nasional, tetapi juga mendapatkan apresiasi dari lembaga-lembaga keuangan internasional terkemuka seperti Asian Development Bank (ADB), Bank Dunia, International Monetary Fund (IMF), dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)," beber alumnus London School of Economics dan Massachusetts Institute of Technology ini.
Fauzi menuturkan, kinerja sektor BUMN membaik melalui transformasi dan restrukturisasi. Terbukti, laba dan pembayaran pajak dan dividen ke Kas Negara terus meningkat.
"Selain itu, pertumbuhan sektor BUMN membantu menyerap tenaga kerja, yang sempat terpuruk karena pandemi Covid," ujarnya.
Fauzi lantas merinci vitalnya kontribusi BUMN ke kas negara. Menurutnya, pembayaran pajak dan dividen BUMN ke Kas Negara telah memperkuat fundamental perekonomian nasional.
Sebagai contoh, sektor BUMN telah berkontribusi 20 persen dari total penerimaan negara di 2022, yang berasal dari pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.
Baca juga : Moeldoko: Ponpes Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
Keberhasilan ini, kata Fauzi, tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor, tetapi juga memperkuat fundamental ekonomi Indonesia.
Reformasi dan transformasi sektor BUMN telah menjadi bagian dari solusi terpenting perekonomian nasional, yang sempat dihantam badai pandemi.
"Melalui transformasi sektor BUMN, budaya profesionalisme akan terus menguat di kalangan pelaku ekonomi, sebagai modal menuju ke Indonesia Emas 2045," tandas Fauzi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya