Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,13 persen ke level Rp 16.372 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.394 per dolar AS.
Pergerakan myoritas mata uang di kawasan Asia juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,23 persen, ringgit Malaysia naik 0,09 persen, dolar Singapura menguat 0,01 persen, baht Thailand menguat 0,13 persen, peso Filipina naik 0,12 persen, yen Jepang melesat 0,13 persen, rupee India naik 0,09 persen dan yuan China minus 0,04 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Ke Level Rp 16.451
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya minus 0,01 persen ke level 105,10. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,03 persen ke level Rp 17.576, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,03 persen ke level Rp 20.772, dan terhadap dolar Australia naik 0,02 persen ke level Rp 10.899.
Analis Komoditas dan Pasar Uang dari DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, indeks dolar AS tengah terkoreksi setelah data manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan. "Rupiah masih mungkin menguat, namun penguatan akan terbatas mengingat investor masih cenderung wait and see mengantisipasi data inflasi PCE AS," katanya, Selasa (25/6/2024).
Baca juga : Jelang Pengumuman Suku Bunga BI, Rupiah Melemah Ke Rp 16.390
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di level Rp 16.300 hingga Rp 16.400 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya