Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bertemu Gubernur Kaltim
Nurbaya Bahas Aspek Keamanan Lingkungan Hutan Ibu Kota Baru
Senin, 18 November 2019 07:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mulai membahas kembali pemindahan ibu kota baru di Kalimantan Timur, bersama Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.
Pembahasan ibu kota baru dilakukan saat rapat konsultasi teknis fungsional Menteri dan jajaran eselon I LHK dengan sejumlah gubernur di Jakarta, Jumat (15/11).
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, hal yang dibahas cukup rinci adalah soal aspek pengamanan kawasan (hutan) dan calon lokasi ibu kota serta dimensi-dimensi lingkungannya termasuk lingkungan sosial.
Baca juga : Pengusaha Baja Lokal Dukung Jokowi Percepat Pembangunan Ibu Kota Baru
“Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Saya terus memberi ruang untuk kegiatan seperti ini, karena setiap masalah yang berkaitan dengan kepentingan rakyat hingga ke tingkat tapak, harus kita carikan solusinya bersama-sama,” tegas Siti.
Menurut Siti, pertemuan ini akan terus digelar bagi daerahdaerah yang ada masalah terkait hutan dan lingkungan. Selanjutnya, masih akan terus dilakukan rapat konsultasi teknis fungsional hutan dan ling kungan dengan masing-masing gubernur.
“Rapat membahas masalah dan hambatan program kerja nasional dan daerah serta kondisi-kondisi berkenaan dengan kehutanan dan lingkungan. Dengan kebersamaan, kita bisa wujudkan Indonesia Maju dalam lima tahun ke depan,” ujar Siti.
Baca juga : Bandara Pattimura Gelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat
Sebelumnya, Siti memastikan, pembangunan ibu kota baru tidak akan merusak lingkungan. Bahkan dia berjanji, pembangunan ibu kota baru akan berorientasi pada lingkungan hidup.
Menurutnya, kebutuhan lahan untuk ibu kota baru dalam proses persiapan. Targetnya, rampung akhir tahun ini.“Kita selesaikan mudah-mudahan pada bulan Desember area sudah siap digunakan,”ujarnya.
Rapat dihadiri oleh Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Gubernur Kali mantan Barat Sutarmidji, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Gubernur Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, serta Gubernur Jambi Fachrori Umar.
Baca juga : BKS Mau Kembangin Transportasi Laut Di Ibu Kota Baru
Persoalan yang dibahas, diantaranya terkait ibu kota baru, Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan hutan sosial, konservasi, hutan produksi dan daya saing industri kehutanan, rehabilitasi hutan dan lahan, pengendalian daerah aliran sungai, kebakaran hutan dan lahan serta gambut, pencemaran dan pemulihan lingkungan, serta soal-soal sampah dan limbah.
Selain itu juga dibahas mengenai desa-desa di dalam kawasan hutan, kekayaan genetic dan biprospecting, serta penegakan hukum lingkungan. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya