Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Terapkan Prinsip GCG, Sarana Jaya dan Kanwil BPN DKI Tingkatkan Layanan Pertanahan
Kamis, 11 Juli 2024 21:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perumda Pembangunan Sarana Jaya (Sarana Jaya), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Penandatanganan MoU ini meliputi pendaftaran tanah, asistensi pengadaan tanah, serta asistensi pencegahan dan penanganan permasalahan tanah.
Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam upaya perbaikan proses bisnis Sarana Jaya dan penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Acara penandatanganan yang berlangsung di Raka Meeting Room, Pullman Hotel, Thamrin ini dihadiri oleh Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta, Dewan Pengawas Sarana Jaya, Dewan Direksi Sarana Jaya dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran manajemen dari kedua belah pihak.
Baca juga : Teken MoU, Menteri Siti Tingkatkan Kampanye Kebijakan LHK Berkelanjutan
MoU ini menandai dimulainya kerja sama dalam menangani berbagai isu pertanahan yang kerap menjadi tantangan dalam pengembangan infrastruktur dan proyek-proyek strategis di wilayah DKI Jakarta.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Sarana Jaya Andira Reoputra menyatakan, kerja sama ini adalah langkah penting bagi Sarana Jaya dalam memastikan semua proses pertanahan dilakukan sesuai dengan regulasi dan standar yang berlaku.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari BPN DKI Jakarta. Melalui MoU ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi," ujar Reoputra.
Ia menambahkan, dengan adanya asistensi dari BPN DKI Jakarta, diharapkan dapat mengurangi hambatan birokrasi dan dapat mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan pertanahan sebagai upaya membangun Jakarta dan penugasan Sarana Jaya terkait penyediaan hunian terjangkau.
Baca juga : Gibran: Saya Akan Keliling Ke Daerah Lain
Sarana Jaya juga telah melakukan sertifikasi ISO 55001:2014 guna mengamankan aset dan memastikan keberhasilan bisnis.
Asistensi pengadaan tanah adalah salah satu fokus utama dalam MoU ini.
Hal ini mencakup pemberian panduan teknis dan legal dari BPN kepada Sarana Jaya dalam proses akuisisi lahan yang dibutuhkan untuk berbagai proyek pembangunan.
"Kami menyambut baik Kerjasama ini, terutama Sarana Jaya di bawah kepemimpinan Pak Reo, yang akhirnya mewujudkan kerja sama dalam pendaftaran tanah, asistensi pengadaan tanah, serta asistensi pencegahan dan penanganan permasalahan tanah," ujar Kepala BPN Provinsi DKI Jakarta Alen Saputra.
Baca juga : Telan Biaya Rp 900 Miliar, Paket Dibagikan Tiga Tahap
Alen menambahkan, dengan sinergi ini, diharapkan dapat membantu Sarana Jaya dalam mencapai target-target pengembangan mereka serta memberikan dampak positif bagi pembangunan di Jakarta.
Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono, mengapresiasi giat kerja sama ini,
“Kami mengapresiasi upaya Perumda Sarana Jaya dalam mengamankan bisnis land-banking di DKI Jakarta dan berharap aset yang dikelola dapat terjaga serta meningkatkan revenue perusahaan.
"Semoga Kanwil BPN DKI Jakarta senantiasa mendampingi niat baik yang telah Sarana Jaya lakukan demi perbaikan di masa yang akan datang," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya