Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Didampingi Iriana, Jokowi Hadiri Peringatan Hari Kebaya Nasional
Rabu, 24 Juli 2024 17:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Kebaya Nasional yang digelar di Istora Senayan Jakarta, Rabu (24/7/2024).
Peringatan ini menjadi momen penting dan bersejarah karena pertama kalinya dirayakan dalam upaya melestarikan budaya berkebaya di Indonesia.
Puncak Hari Kebaya Nasional ini diselenggarakan oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan, Hari Kebaya Nasional bertajuk 'Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya' diharapkan menggaungkan kembali semangat perjuangan perempuan Indonesia.
Menurut Giwo, dengan berkebaya, perempuan menjadi agen ekonomi dan budaya.
"Kebaya bukan hanya sebagai pakaian wanita, tapi warisan budaya tak benda yang melambangkan kesederhanaan, keanggunan, kelembutan dan keteguhan para perempuan Indonesia," kata Giwo.
Baca juga : Peringati Hari Kebaya, Kowani Gelar Expo UMKM
Giwo mengaku tidak dapat dipungkiri bahwa di era globalisasi, nilai-nilai kebangsaan sudah semakin tergerus.
Kowani sebagai ibu bangsa mendapat amanat dari para founding mother, sejak 1935 untuk mempersiapkan dan mendidik generasi penerus yang unggul, berkualitas, berjiwa nasionalis dan cinta Tanah Air.
"Kowani memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan dan melestarikan simbol identitas bangsa, termasuk eksistensi kebaya melalui penyelenggaraan Peringatan Hari Kebaya Nasional," jelasnya.
Ketua Panitia Puncak Peringatan Hari Kebaya Nasional Tantri Diah Kirana Dewi mengatakan, peringatan Hari Kebaya Nasional ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023.
Acara tersebut juga mengacu pada sejarah Kowani ke-10 pada tahun 1964 yang dihadiri oleh Presiden Soekarno bersama 7 ribu perempuan berkebaya.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Rabu 24 Juli Hadir Di Metropolitan Mall
Tantri juga menekankan bahwa telah ditetapkan hari khusus berkebaya, yaitu 'Selasa Berkebaya' yang diharapkan dapat diterapkan oleh perempuan di seluruh Indonesia.
"Kebetulan kami sudah menetapkan di Kowani Selasa Berkebaya, selain Rabu Batik tentunya. Insya Allah hari Selasa ini juga akan kami siarkan ke seluruh negeri untuk bisa setiap Selasa ibu-ibu berkebaya semua," ujarnya.
Tantri juga menjelaskan tentang berbagai jenis kebaya yang akan diajukan dalam nominasi UNESCO bersama empat negara ASEAN lainnya.
Mulai dari kebaya labuh dari Sumatera, kebaya kutu baru dari Jawa, kebaya noni dari Sulawesi Utara, kebaya nona dari wilayah Timur Maluku dan Papua, hingga kebaya kerancang.
“Yang mendominasi sekarang adalah kebaya kerancang itu bagian dari peradaban China yang masuk ke Indonesia," jelasnya.
Baca juga : Tanggal 24 Juli 2024 Hari Apa? Ada Hari Kebaya Nasional Hingga Hari Sepupu Lho
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga mendapatkan penghargaan sebagai Ibu Bangsa yang diserahkan secara langsung oleh Kowani Giwo Rubianto Wiyogo.
Peringatan Hari Kebaya Nasional ini juga berhasil mendapat rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri). Karena, menyelenggarakan sebuah acara yang mengikutsertakan 9.250 perempuan berkebaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya