Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kebaya merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah para perempuan.
Untuk terus melestarikan kekayaan wastra tersebut, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menggelar perayaan Hari Kebaya Nasional 2024, yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada 23-24 Juli 2024.
Pada hari pertama penyelenggaraan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto hadir membuka langsung Kowani Expo sebagai rangkaian acara Hari Kebaya Nasional 2024.
Expo ini turut didukung oleh Cahaya Ladara Nusantara (CLN) dan menghadirkan berbagai stan UMKM.
"Kebaya menjadi bagian dari simbol industri pakaian, kain, tekstil di dalam negeri dan industri kebaya ini local content-nya 100 persen. Banyak kain diproduksi di seluruh wilayah Indonesia dengan alat tenun bukan mesin yang punya ciri khas," kata Airlangga saat pembukaan expo dikutip Rabu (24/7/2024).
Hubungan antara kebaya dan perempuan, kata Airlangga, punya kaitan yang erat. Khususnya sebagai kekuatan industri kecil dan menengah yang mayoritas digerakan oleh perempuan.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah menyediakan pelatihan hingga kredit usaha yang dapat dimanfaatkan oleh para ibu dan perempuan yang tengah merintis bisnis.
Baca juga : Persiapan Sudah Ok, PS Barito Putera Siap Lakoni Liga 1
Pemerintah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM, bunganya rendah hanya 3 persen dan itu 90 persen diakses oleh ibu-ibu.
Saat ini, UMKM sendiri tengah di dominasi oleh kaum perempuan dengan persentase sebanyak 64,5 persen dari pelaku UMKM atau sekitar 37 juta orang.
Kemudian kredit dari Rp 10-100 juta, kreditnya tanpa jaminan dengan bunga 6 persen dan disubsidi pemerintah. Ada juga Rp100-500 juta disediakan di KUR.
"Total dana yang disediakan Rp 270 triliun dan silakan ibu-ibu mengakses kredit tersebut," ungkapnya.
Untuk diketahui, perayaan Hari Kebaya Nasional ini merupakan yang pertama kalinya.
Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 19 Tahun 2023, Hari Kebaya Nasional telah disahkan dan akan diperingati setiap 24 Juli.
Bahkan, kebaya diajukan sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO oleh Indonesia bersama empat negara Asia Tenggara lainnya yakni Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand.
Baca juga : Ganjar Masih Diperhatiin Mega
Eksistensi kebaya diharapkan dapat terus berlanjut lewat keberadaan Hari Kebaya Nasional 2024.
Tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga memberikan dampak bagi industri dan usaha yang beririsan dengan perempuan.
Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan, hal ini sejalan dengan visi Kowani yang ingin membawa perempuan naik level.
"Kebaya itu melekat arti dengan pemberdayaan, perjuangan, kemandirian para perempuan. Acara ini untuk kepentingan perempuan Indonesia dan semua dari hasil jerih para perempuan supaya perempuan naik kelas," jelas Giwo.
Penyelenggaraan Hari Kebaya Nasional ini akan berlangsung selama dua hari dan terbuka bagi masyarakat yang ingin terlibat dan datang menggunakan kebaya.
Selain acara utama yang dilaksanakan selama dua hari, Ketua Panitia Hari Kebaya Nasional Masyitoh Chusnan mengatakan, bahwa beberapa side event telah berlangsung sebelumnya.
Seperti acara berkebaya pada saat car free day 14 Juli lalu dan diramaikan oleh sekitar 3 ribu peserta.
Baca juga : Perluas Literasi Dan Inklusi Keuangan Syariah, BI Gelar BPS 2024
"Rangkaian Hari Kebaya Nasional pertama ini terdiri dari dua kegiatan. Expo dan puncak acara yang akan diadakan besok pagi di Istora. Rencananya ada 7 ribu perempuan berkebaya yang akan datang," jelasnya.
Pada hari pertama ini, Masyitoh menyebut sekitar 181 peserta UMKM ikut meramaikan dari berbagai pelosok tanah air dan mitra-mitra Kowani.
Salah satunya ada usaha kuliner milik desainer kebaya Anne Avantie dan ratusan UMKM lainnya yang bergerak di bidang wastra maupun kriya. Ada juga lomba berkebaya hingga konsultasi kesehatan bagi perempuan.
Sementara hari kedua, rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana, serta dimeriahkan oleh penampilan artis, pementasan tari, hingga peragaan busana kebaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya