Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pupuk Indonesia Jadi 20 Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar Di 2023
Kamis, 1 Agustus 2024 18:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Atas kontribusinya dalam membayar pajak, PT Pupuk Indonesia (Persero) tercatat sebagai "20 Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar Tahun 2023" oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Hal ini merupakan bentuk apresiasi dari DJP Kementerian Keuangan, yang disampaikan langsung dalam memperingati Hari Pajak 2024.
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Gusrizal mengatakan, selain berkomitmen mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional, Pupuk Indonesia sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara) juga turut berperan dan berkontribusi dalam perekonomian nasional, melalui kepatuhan dalam membayar pajak.
Menurut Gusrizal, pajak merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian nasional.
Baca juga : Gandeng Chevron, Pupuk Indonesia Gelar Studi Pengembangan Teknologi Penangkapan Karbon
"Kita memahami jika pajak merupakan pilar penting dalam pembangunan masyarakat oleh negara," jelas Gusrizal, melalui siaran pers, Kamis (1/8/2024).
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendukung upaya Pemerintah dalam meningkatkan penerimaan pajak dengan konsisten dan patuh terhadap peraturan perpajakan nasional.
Lebih lanjut Gusrizal menjelaskan, pemberian penghargaan ini dapat memotivasi perseroan bersama seluruh anggota holding untuk selalu taat dalam membayar pajak.
Karena pajak, kata Gusrizal, nantinya akan kembali juga kepada masyarakat.
Baca juga : BRI Kembali Ditunjuk KSEI Jadi Bank Pembayaran dan Bank Administrator RDN
“Kami akan selalu mendukung Pemerintah dalam meningkatkan penerimaan pajak, terlebih Direktorat Jendral Pajak telah melakukan banyak perubahan dan menerapkan digitalisasi untuk memudahkan masyarakat membayar pajak," ungkap Gusrizal.
Selain pajak, Pupuk Indonesia juga terus memberikan kontribusinya pada negara. Di antaranya, melalui penyediaan pupuk bersubsidi sebesar 9,55 juta ton, peningkatan kapasitas produksi pupuk guna mendukung ketahanan pangan nasional, hingga membangun industri pupuk dan petrokimia yang terintegrasi dan berskala global.
Pupuk Indonesia, lanjutnya, juga akan terus mendukung program pemerintah di bidang hilirisasi industri untuk memberikan nilai tambah di dalam negeri.
Salah satunya, dengan menciptakan bisnis baru yang lebih ramah lingkungan, yaitu clean ammonia.
Baca juga : Sharp Indonesia Resmi Memperkenalkan TV AQUOS XLED Seri Terbaru
Ia menilai, pengembangan usaha ini sejalan dengan target emisi nol karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
"Dalam berbagai pengembangan bisnis tersebut, perseroan berharap, dapat berimplikasi pada penerimaan pajak, pembukaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah dan manfaat ekonomis lainnya," kata Gusrizal.
Sebagai informasi, DJP pada momen Hari Pajak memberikan apresiasi kepada sejumlah wajib pajak atas kepatuhannya dalam membayar pajak.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada perusahaan grup pembayar pajak terbesar sebagai motivasi. Diharapkan, penghargaan ini menjadi motivasi dan mampu menginspirasi lembaga lain untuk proaktif dalam membayar pajak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya