Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah di awal pekan dibuka menguat 0,23 persen ke level Rp 16.162 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (2/8/2024) di level Rp 16.200 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand naik 0,21 persen, peso Filipina menguat 0,49 persen, won Korea Selatan melesat 0,20 persen, dolar Hong Kong menguat 0,30 persen, dolar Singapura naik 0,23 persen, yen Jepang melonjak 1,08 persen, dan yuan China terpantau naik 0,37 persen.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Ke Rp 16.264
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,14 persen ke level 102,84. Sementara nilia tukar rupiah terhadap euro menguat 0,22 persen ke level Rp 17.632, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,40 persen ke level Rp 20.651, dan dolar Australia menguat 0,48 persen ke level Rp 10.492.
Analis Pasar Uang dan Komoditas, Lukman Leong melihat, nilai tukar rupiah menguat imbas data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari prediksi pasar. Selain itu, investor juga menantikan data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang bakal dirilis siang ini.
Baca juga : Awal Bulan, Rupiah Melemah Tipis Ke Rp 16.261
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah tajam usai data tenaga kerja AS NFP yang jauh lebih lemah dari perkiraan. Namun penguatan bisa terbatas oleh eskalasi di Timur Tengah. Investor menantikan data PDB Indonesia yang akan dirilis siang ini," ucapnya, Senin (5/8/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.125-Rp 16.225 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya