Dark/Light Mode

220 Investor Tertarik Berinvestasi

Pengusaha China Dan Jepang Siap Garap Properti Di IKN

Jumat, 9 Agustus 2024 07:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Basuki Hadimuljono.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Basuki Hadimuljono.

 Sebelumnya 
Deputi Sosial Budaya Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimudin mengatakan, sejauh ini pembangunan IKN di Kalimantan Timur yang dilakukan secara bertahap menelan investasi swasta senilai Rp 60 triliun.

“Jangan percaya hoaks yang menyebutkan IKN akan mangkrak. Semua itu saya pastikan tidak benar,” tegas Alimudin

Baca juga : DPRD: Please, Perbanyak Terowongan Bawah Tanah

Dia mengatakan, pada tahap awal hingga 2024, pembangunan IKN difokuskan kepada penyelesaian prasarana dasar seperti air minum, jalan tol, pusat perbelanjaan, dan beberapa fasilitas umum lainnya seperti rumah sakit dan pendidikan.

Menurutnya, dalam waktu dekat semua investasi itu akan dilakukan peletakan batu pertama (groundbreaking), termasuk pembangunan infrastruktur perbankan.

Baca juga : Ambisi Rebutan Emas Bakal Panas

Dia juga mengungkapkan, OIKN segera menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat pembangunan IKN.

Menurutnya, regulasi harus disesuaikan dengan kebutuhan agar percepatan pembangunan bisa tercapai sesuai target pada 2045.

Baca juga : The Dream Team Ogah Lengah

“Proses pembangunan IKN masih panjang dan memerlukan waktu. Manfaat hasil pembangunan IKN akan dirasakan ketika sudah 20 tahun berlalu,” jelasnya. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 9 Agustus 2024 dengan judul "220 Investor Tertarik Berinvestasi, Pengusaha China dan Jepang Siap Garap Properti di IKN"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.