Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PLN EPI Terapkan Ekonomi Sirkular Olah Sampah Di DKI
Selasa, 13 Agustus 2024 19:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengolah sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) sebagai subtitusi batubara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Pengelolaan sampah Jakarta menjadi biomassa untuk co-firing ini mampu menyelesaikan persoalan sampah kota sekaligus menjadi biomassa yang bermanfaat untuk mereduksi emisi di pembangkit listrik.
Kerja sama ditandatangani kedua belah pihak melalui Memorandum of Understanding (MoU) pada Juni 2023, saat ini sedang memasuki tahap pelaksanaan kajian dan feasibility study terkait inputan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R Pesanggrahan menjadi BBJP.
Baca juga : Jabar Sulap Sampah Jadi Setrum 35 MW
Dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program Pengolahan Sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat.
"Melalui kerja sama ini, maka 60 persen sampah yang masuk ke TPS Pesanggarahan yang merupakan sampah organik perumahan mampu direduksi menjadi bahan bernilai ekonomis," ujar Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara dalam keterangan resminya.
Dilanjutkan Iwan, PLN EPI aktif melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat rantai pasok biomassa.
Baca juga : Le Minerale Pamerkan Produk Hasil Ekonomi Sirkular Di Festival LIKE 2024
Teknologi co-firing, kata Iwan, merupakan terobosan mutakhir untuk mengurangi persoalan sampah kota sekaligus menekan emisi di pembangkit listrik dengan mengganti penggunaan batubara dengan biomassa ini.
"Sebagai entitas yang bertugas menjamin rantai pasok bahan baku untuk pembangkit listrik, PLN EPI melakukan berbagai inovasi untuk mendukung pemerintah dalam reduksi emisi karbon serta meningkatkan ekonomi sirkuler," ujar Iwan.
Dalam proses penerapannya nanti, saat mulai commissioning, akan dilaksanakan uji coba di PLTU terdekat. Yaitu, PLTU Lontar di Tangerang dan nanti sebagian juga akan dikoordinasikan kembali.
Baca juga : TIKI Gaet FE UNJ Tingkatkan Ekonomi Pulau Tidung
Artinya produk selain BBJP ini bisa di offtake oleh industri semen yang ada di sekitar terdekat di Jakarta.
Vice President Produksi dan Rantai Pasok Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia, Erfan Julianto dalam Festival Ekonomi Sirkuler (FES 2024) yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba dan commisioning bisa dilaksanakan di akhir Desember 2024 atau Januari 2025.
“Saat ini kita memang melakukan proses tender pengadaan ada tahapan administrasi, evaluasi teknis kita estimasikan untuk signing contract untuk calon pelaksanaan pekerjaan dilaksanakan di awal september ini, selanjutnya fabrikasi dan kegiatan konstruksi kurang lebih 3 bulan.” kata Erfan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya