Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Transformasi Digital di Desa Petanjungan: Program QRIS untuk UMKM
Kamis, 29 Agustus 2024 22:56 WIB
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program bertajuk "Bayar dengan Jari, Simpel dan Cepat" di Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Program ini berfokus pada digitalisasi transaksi, khususnya penerapan transaksi nontunai melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang terintegrasi dengan dompet digital.
QRIS merupakan standar kode pembayaran nasional yang memungkinkan berbagai transaksi dari berbagai platform dompet digital maupun bank dilakukan dengan mudah. Program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Petanjungan, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk beralih ke sistem pembayaran digital. Menurut data dari Bank Indonesia, sebanyak 85 persen pengguna QRIS adalah pelaku UMKM, dengan total 6 juta merchant di seluruh Indonesia telah memanfaatkan sistem ini.
Baca juga : Transportasi Mau Maju, Tetapi Anggaran Dipangkas
Pada sesi pertemuan tersebut, mahasiswa KKN Undip menjelaskan manfaat QRIS bagi UMKM, antara lain meningkatkan penjualan, efisiensi operasional, dan keamanan transaksi. QRIS memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran, yang pada gilirannya dapat meningkatkan volume penjualan. Selain itu, sistem pembayaran digital ini membantu UMKM menghemat waktu dan biaya dalam proses pembayaran, sekaligus memastikan keamanan dan keandalan transaksi keuangan.
Mahasiswa KKN Undip juga memaparkan langkah-langkah pendaftaran dan pengaktifan QRIS, yang dapat dilakukan secara online melalui berbagai penyelenggara QRIS, baik bank maupun non-bank. Para peserta diberikan panduan lengkap tentang cara menggunakan QRIS dan integrasinya dengan dompet digital.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Petanjungan, terutama dalam memajukan ekonomi lokal melalui penggunaan teknologi digital yang praktis dan aman. Program "Bayar dengan Jari, Simpel dan Cepat" merupakan langkah mahasiswa Undip dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa, dengan harapan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan UMKM di wilayah tersebut.
Berliana Ivana Pardede
Mahasiswa Universitas Diponegoro
Mahasiswa Universitas Diponegoro
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya