Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lewat SCN Capacity Summit 2024, SKK Migas Pertemukan Hampir 10 Ribu Peserta
Kamis, 22 Agustus 2024 07:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Event Supply Chain & National Capacity Summit Jakarta 2024 yang telah berlangsung selama tiga hari, di Jakarta, sukses mempertemukan lebih dari 9.694 peserta pemangku kepentingan industri hulu minyak dan gas (migas).
Berbagai sesi diskusi, panel dan Focus Group Discussion (FGD) membahas isu-isu strategis pengelolaan rantai suplai hulu migas nasional.
Deputi Dukungan Bisnis Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Rudi Satwiko mengatakan, event ini melibatkan 28 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan 39 mitra, 27 di antaranya membuka booth pameran.
Baca juga : PTPN IV PalmCo Bidik Peremajaan Sawit 60 Ribu Hektar
Di event ini, kata Rudi, juga terdapat booth Kapasitas Nasional, CIVD, CHSEMS, Kepabeanan sebagai bentuk pembinaan bagi para vendor untuk memahami dan berpartisipasi aktif dalam pengadaan industri hulu migas.
“Rangkaian Supply Chain & National Capacity Summit 2024 diisi penandatanganan beberapa Nota Kesepahaman (MoU) yang memperkuat kolaborasi dan mempersiapkan industri hulu migas menghadapi tantangan yang ada,” ujar Rudi, melalui siaran pers, Rabu (21/8/2024).
Sebelumnya, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menjelaskan, bahwa tantangan yang dihadapi industri hulu migas semakin kompleks, terutama dengan adanya sejumlah proyek strategis nasional hulu migas yang ditargetkan mulai produksi antara 2027 hingga 2030.
Baca juga : International Battery Summit 2024 Dukung Hilirisasi dan Produksi Baterai EV
"Melalui penguatan rantai suplai yang efisien dan terintegrasi, SKK Migas berkepentingan memastikan bahwa proyek strategis hulu migas berjalan sesuai jadwal," tandasnya.
Pada hari penutupan, SKK Migas juga memberikan penghargaan kepada para KKKS dan individu yang berkontribusi signifikan terhadap kemajuan industri hulu migas.
“Mudah-mudahan, kita dapat mengambil manfaat untuk tata kelola SCM dan meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta memberikan nilai tambah bagi industri hulu migas secara keseluruhan,” pungkas Rudi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya