Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Toyota Indonesia Academy Cetak 72 SDM Ahli Di Bidang Otomotif
Kamis, 29 Agustus 2024 17:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Toyota Indonesia Academy (TIA) berhasil mencetak 72 Sumber Daya Manusia (SDM) ahli dan tersertifikasi.
72 SDM ahli tersebut terdiri dari 64 mahasiswa program studi D2 jurusan Tata Operasi Perakitan Roda Empat (TOPKR) dan 8 mahasiswa program studi D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).
Proses wisuda dilakukan di TIA Building, TMMIN plant 3, Karawang, Jawa Barat, Kamis (29/8/2024).
Mengusung tema kelulusan “Strengthening Student’s Capabilities to Eliminate Inefficiency in Manufacturing”, TIA menerapkan, transformasi kurikulum Advance Mechatronic dengan melakukan improve proses melalui pendekatan Toyota Production System dan pembekalan berkonsep project based learning. Kemampuan lulusan TIA juga diasah melalui praktik pelatihan kerja dan diaplikasikan dalam proses produksi manufaktur.
Baca juga : Freeport Indonesia Apresiasi Atlet Dan Pelatih Peraih Medali Di Olimpiade Paris
Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto mengatakan, peningkatan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas manufaktur menjadi fondasi utama dalam aktivitas industri nasional. Dalam mencapai hal tersebut, diperlukan SDM berdaya saing dan berkompetensi maintenance, logistic, dan quality yang siap terjun langsung berkontribusi di dunia kerja.
Kata dia, kehadiran TIA berperan penting dalam membangun SDM dengan fondasi efisiensi yang kuat. Beberapa target peningkatan mutu, melalui pengenalan advance manufacture technology juga sudah dicanangkan TIA untuk mencetak SDM yang dapat meningkatkan inovasi pekerjaan, untuk mengakselerasi proses produksi manufaktur.
“Sehingga lulusan TIA dapat menjadi lulusan kompeten bersertifikasi,yang mampu bersaing menjawab tantangan industri dan selalu berada di depan perubahan teknologi,” ujarnya.

Menurut dia, TIA juga melakukan evaluasi Focus Group Discussion (FGD) bersama para pakar industri untuk mengetahui dan beradaptasi lebih cepat dengan kebutuhan industri, sehingga kurikulum yang diaplikasikan dapat menjawab tantangan perkembangan teknologi. Pada tahun ke-2 masa pendidikan, seluruh mahasiswa diberikan program pemagangan industri selama 1 tahun agar lulusan TIA dapat lebih cakap beradaptasi dengan teknologi terbaru di industri manufaktur nasional.
Baca juga : Dubes Inggris Untuk Indonesia Dominic Jermey Atasi Polusi Butuh Kekuatan Politik
Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam mengatakan, sejak didirikan di 2016 hingga saat ini, TIA telah melahirkan 327 SDM ahli yang sudah berkarya di TMMIN maupun rantai pasok industri otomotif nasional. Menurut dia, para lulusan TIA yang sudah mengenyam pendidikan karakter dan kurikulum mekatronik diharapkan dapat lebih cakap meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam proses produksi di manufaktur.
Menurut dia, eleminiasi inefisiensi di proses logistik, peningkatan kemampuan maintenance, dan eskalasi kualitas pekerjaan menjadi tujuan utama pengembangan lulusan TIA agar menjadi SDM yang cakap dan adaptif terhadap perubahan teknologi di industri otomotif nasional.
“Kolaborasi kurikulum teknologi dan inefisiensi akan mengakselerasi lulusan TIA menjadi leader-leader yang adaptif dan inovatif di bidang pekerjaannya masing-masingselaras dengan moto kami We Make People Before We Make Product,” ujarnya.
Sementara, Lulusan TIA Jurusan TOPKR4 Dengan IPK Tertinggi 3.7 Dari Aceh, Fikriansyah Putra mengatakan, pembelajaran di TIA menjadi pengalaman berharga bagi saya, karena setiap ilmu yang dipelajari mulai dari teori hingga praktik dalam kurikulum pelajaran sangat disesuaikan dengan tantangan dunia kerja yang nantinya akan saya hadapi. Dukungan dari para dosen juga sangat menambah keterampilan teknis dan soft skill yang sangat diperlukan sehingga membentuknya menjadi lulusan TIA yang produktif serta inovatif.
Baca juga : Yupi Indo Jelly Semangat Cari Bakat Pelajar Di Bidang Seni
“Saat praktek kerja di Pabrik, saya juga banyak terlibat dalam menghadirkan berbagai inovasi di dalam praktik kerja sehingga mampu menekan inefisiensi proses dan meningkatkan efektivitas manufaktur. Saya bersyukur dapat menempuh pendidikan di TIA yang telah mengembangkan pengetahuan juga kemampuan serta membantu saya meraih impian di masa depan,” ujar Fikriansyah.
Torehkan Prestasi Hingga Luar Negeri
Sejak 2019 hingga saat ini, mahasiswa TIA terus menorehkan prestasi di berbagai kompetensi dalam dan luar negeri. Pada 2024, pencapaian baru telah diukir mahasiswa TIA dengan meraih medali emas dan medali perak pada ajang Asia Pacific Skill Contest di Thailand. Selain mencatatkan prestasi di kancah global, lulusan TIA juga sudah banyak yang menempati posisi sebagai Team Leader di line Press, Assembling, dan Welding Shop.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya