Dark/Light Mode

Kuatkan Pertahanan Nasional, Republikorp Getol Jalin Kemitraan Strategis

Kamis, 29 Agustus 2024 22:01 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Founder Republikorp Norman Joesoef mengatakan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri pertahanan, perusahaan telah melakukan komitmen untuk mendukung pertahanan Indonesia.

Republikorp mencatat pencapaian strategis yang signifikan dalam membangun kemandirian Industri pertahanan nasional.

“Kolaborasi-kolaborasi ini akan memperkuat kemampuan militer Indonesia dan menunjukkan komitmen Republikorp untuk mendiversifikasi teknologi pertahanan,” ujarnya dikutip dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Ia menuturkan, Republikorp telah menandatangani beberapa perjanjian penting yang memperkuat posisi Indonesia di kancah pertahanan global.

Penandatanganan dilakukan Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsdya TNI Yusuf Jauhari, M.Eng, dan Founder Republikorp Norman Joesoef, M.Han, yang menandai langkah penting dalam peningkatan kapabilitas pertahanan negara.

Momentum tersebut juga disaksikan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Secretary of Turkish Defence Industries, Prof. Dr. Haluk Görgün.

Baca juga : Jeda Internasional, Persib Bandung Pulihkan Pemain Cedera

“Sorotan utama dari upaya ini adalah penandatanganan kontrak Rudal Permukaan-ke-Permukaan Çakir dan Rudal Pertahanan Udara Sungur antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Republikorp,” paparnya.

Tidak hanya itu, momentum ini juga diperkuat dengan penandatanganan Framework Agreement antara ASELSAN dan ROKETSAN dengan Republikorp.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari misi Republikorp untuk membangun industri pertahanan nasional yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Norman Joesoef yang mewakili Republikorp, menandatangani perjanjian dengan ASELSAN untuk produksi Sistem Senjata Kendali Jarak Jauh (RCWS), serta dengan ROKETSAN untuk mendirikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) dan produksi rudal ÇAKIR, ATMACA, dan HISAR.

“Kemitraan strategis ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di panggung industri pertahanan internasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” tuturnya.

Upaya Republikorp tidak hanya memperkuat pertahanan Indonesia melalui pengembangan industri pertahanan, tetapi juga menjadikannya pemimpin dalam keamanan regional.

Baca juga : Menlu Tegaskan 3 Prioritas Dalam Kemitraan Strategis Dengan AS, Ini Rinciannya

Kontribusi ini menegaskan harapan besar bagi masa depan Indonesia yang kuat, mandiri, dan berdaya saing global.

Ia menyebut, Republikorp dalam pengembangan industri pertahanan telah menjadi pilar penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian pertahanan.

Selama lima tahun terakhir, Republikorp telah membangun kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan global.

“Termasuk LIG Nex1 dari Korea Selatan untuk produksi dan transfer teknologi rudal, serta mitra dari Slovakia untuk pengembangan turret TURRA 30 dari EVPU,” katanya.

Di Italia, Republikorp juga mengembangkan kerja sama dengan Drass Galeazzi S.R.L. untuk assembly kapal selam mini dan autonomous, serta dengan Fiocchi Munizioni S.p.A. dalam produksi amunisi.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya Republikorp menuju kemandirian dalam pasokan pertahanan dan menciptakan jalur diplomasi yang lebih kuat.

Baca juga : Kata Hasto, Anies Tak Harus Jadi Kader Banteng

Tahun ini, Republikorp memasuki era baru dengan memulai kontribusi pada manufaktur industri pertahanan melalui pembangunan fasilitas di Subang, Jawa Barat.

Fasilitas ini menjadi ujung tombak inovasi dan keberlanjutan dalam pengembangan senjata, amunisi, serta kendaraan taktis listrik modern, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan TNI di masa depan.

Saat Indonesia merayakan 79 tahun kemerdekaannya, Republikorp terus berkontribusi dalam membangun industri pertahanan nasional melalui inovasi dan kolaborasi internasional, dengan kemitraan strategis dan investasi yang terus meningkat.

“Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi kekuatan pertahanan yang mandiri dan tangguh di kawasan,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.