Dark/Light Mode

Peminat Pay Later Melonjak

Milenial Usia 30-40 Tahun Rawan Alami Kredit Macet

Sabtu, 31 Agustus 2024 07:05 WIB
ilustrasi paylater. Foto: iStockphoto/B4LLS.
ilustrasi paylater. Foto: iStockphoto/B4LLS.

 Sebelumnya 
“Dengan demikian, kita bisa mengetahui kemampuan pem­bayaran calon peminjam. Ini me­merlukan integrasi antara data perbankan dan data alternatif,” tambahnya.

Nailul menegaskan, platform Pay Later harus meningkatkan proses credit scoring untuk mengantisipasi adanya aktivitas dari pemain judi online.

Ia juga menyarankan, agar platform paylater memanfaat­kan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) untuk memeriksa, apakah seseorang adalah pemain judi online atau bukan, se­belum memberikan pembiayaan.

Baca juga : Negara ASEAN Harus Siap Hadapi Tantangan

Menyoal ini, PT Pefindo Biro Kredit atau IdScore mencatatkan kredit macet Pay Later sebanyak Rp 1,42 triliun pada Juni 2024.

Grup usia di atas 30-40 tahun penyumbang kredit macet terting­gi sebesar 38,03 persen. Kemudi­an diikuti oleh grup di range usia 20-30 tahun, sebesar 31,7 persen sebesar Rp 450 miliar.

Lalu disusul oleh usia 41-50 tahun, dengan kredit macet se­banyak Rp 300 miliar.

Baca juga : Sekolah Swasta Gratis Diperluas Ke Madrasah

Sementara usia di bawah 20 tahun sampai dengan 20 tahun, kredit macetnya mencapai 40 miliar. Kemudian usia 51-55 ta­hun dengan kredit macet sebanyak Rp 50 miliar. Usia di atas 55 tahun mencapai sebanyak Rp 40 miliar.

Sebelumnya, Kepala Ekse­kutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman bilang, pembiayaan Pay Later di Indonesia memiliki potensi pasar yang cukup besar. Ini sejalan dengan perkembangan perekonomian berbasis digital.

Adapun terkait aturan Pay Later, Agusman mengatakan, masih dalam kajian. Hal ini seiring dengan tumbuh dan berkembangnya layanan BNPL,

Baca juga : ‘Sang Palu’ Ancam Getok Haaland

“Sehingga memberikan kon­tribusi positif terhadap pening­katan inklusi keuangan di Tanah Air,” tukas Agusman di Jakarta, Senin (5/9/2024). DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 31 Agustus 2024 dengan judul "Peminat Pay Later Melonjak, Milenial Usia 30-40 Tahun Rawan Alami Kredit Macet"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.