Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
IIGCE 2024 Kaji Tantangan Dan Peluang Energi Panas Bumi Di Masa Depan
Senin, 16 September 2024 08:44 WIB
Sebelumnya
Adapun proyek-proyek yang tercakup meliputi diantaranya :
1. Signing Agreement / Memorandum of Understanding :
- Renewable Energy Partnership Agreement New Zealand-Indonesia
- MoU on Renewable Energy Sector between The Ministry of Energy and Mineral Resources and the Ministry of the Environment, Energy and Climate of Iceland
- PGE Cooperation Related to Geothermal Development in Kenya
2. Signing of Agreements
- API - Directorate of Geothermal EBTKE: Accelerating Indonesia’s Geothermal Development Joint Committee Agreement
- University of Auckland & Pertamina University
- INAGA/API: Signing Ceremony for the Establishment of a Student Chapter in Riau
- MoU between Geo Dipa Energi and Baker Hughes Indonesia: Geothermal Exploration, Development, and Optimization
- Pertamina Group's Synergy in Manufacturing
Kerjasama terkait pengembangan panas bumi menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperluas investasi dan teknologi. Keseluruhan kolaborasi ini diperkirakan akan mendatangkan investasi sebesar USD 3,7 bio.
Baca juga : Menko PMK Ingatkan Penanaman Nilai Pancasila Sejak Dini Untuk Masa Depan IKN
Ketua Panitia Pelaksana IIGCE 2024, Boyke Bratakusuma menambahkan, IIGCE 2024 merupakan platform yang sangat penting untuk mengidentifikasi solusi atas tantangan yang dihadapi industri panas bumi.
"Kami berharap melalui acara ini, kita dapat mengembangkan berbagai inovasi dan kolaborasi yang dapat mempercepat pengembangan energi panas bumi di Indonesia," ungkap Boyke.
Dalam IIGCE 2024, berbagai inovasi teknologi seperti Enhanced Geothermal Systems (EGS) dan pemanfaatan panas bumi untuk aplikasi langsung seperti pemanasan dan pendinginan akan menjadi topik utama.
Diskusi mengenai pendanaan, kebijakan, dan regulasi yang mendukung juga diharapkan dapat memberikan solusi konkret untuk mengatasi hambatan yang ada.
Baca juga : Muzani Ingin Insan PII Jadi Pemimpin Masa Depan
Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan energi panas bumi melalui berbagai kebijakan dan insentif.
Namun, kolaborasi antara sektor publik dan swasta serta dukungan dari masyarakat tetap menjadi kunci sukses dalam mengoptimalkan potensi energi panas bumi.
Dengan tantangan yang ada, optimisme tetap tinggi bahwa energi panas bumi akan memainkan peran penting dalam transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau.
IIGCE 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan pengembangan energi panas bumi dan memaksimalkan potensi yang ada demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
Baca juga : Waspada Hujan Siang Dan Petang! Ini Info BMKG Lengkap Untuk Cuaca Depok Hari Ini
“IIGCE 2024 akan menjadi titik temu strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi pandangan dan solusi dalam merumuskan tantangan pengembangan panas bumi di Indonesia. Sehingga, panas bumi nantinya dapat dimanfaatkan untuk mencapai target net-zero pada 2060 atau lebih cepat,” ujar Boyke.
Dengan dukungan dari semua pihak dan optimalisasi berbagai peluang yang ada, energi panas bumi berpotensi memainkan peran penting dalam transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
IIGCE 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan pengembangan energi panas bumi dan memaksimalkan potensi yang ada demi masa depan yang lebih berkelanjutan. The 10th IIGCE 2024 adalah kegiatan untuk masa depan energi panas bumi yang lebih baik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya