Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
NasDem Dan PKB Koalisi
Pasangan Farhan Dan Erwin Terjun Di Kota Bandung
Selasa, 20 Agustus 2024 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai NasDem dan PKB sepakat berkoalisi di Pemilihan Wali Kota atau Pilwalkot Bandung 2024. Kedua partai ini mengusung pasangan Muhammad Farhan-Erwin.
Penyerahan rekomendasi untuk pasangan Farhan-Erwin telah dilakukan PKB pada Minggu (18/8/2024). Sementara NasDem, meski surat rekomendasinya sudah turun Jumat (16/8/2024) lalu, penyerahannya direncanakan pada Selasa (20/8/2024).
“Insya Allah, sudah (koalisi). Suratnya sudah keluar,” kata Erwin, Senin (19/8/2024).
Erwin merupakan Ketua DPC PKB Kota Bandung. Sedangkan Muhammad Farhan merupakan kader Partai Gerindra dan anggota DPR. Di Pilwakot Bandung, Farhan sebagai Bakal Calon Wali Kota dan Erwin sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota.
Menurut Erwin, dengan koalisi ini pasangan Farhan-Erwin sudah mencukupi untuk maju dalam Pilwalkot dengan modal 11 kursi DPRD Kota Bandung. PKB punya 5 kursi dan NasDem miliki 6 kursi.
Baca juga : RUU RPJPN Jadi Panduan Pelaksanaan Pembangunan
“Syaratnya maju Pilwalkot Bandung sepuluh kursi. Jadi, kami sudah cukup,” ujar Erwin.
Meski demikian, Erwin tidak menutup kemungkinan ada partai lain yang masuk dalam koalisi ini. Pembicaraan masih dilakukan dan kepastian koalisi bisa terjadi hingga babak akhir pendaftaran calon.
“Kami akan memperbaiki manajemen. Pertama dengan perbaikan akhlak dari PNS-nya. Kemudian ada pengawasan internal diperbaiki dan berikan pelayanan yang mudah dan cepat,” ujar Erwin.
Pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Kristian Widya Wicaksono mengatakan, munculnya paslon Farhan-Erwin menunjukkan keragaman pola koalisi dalam Pilkada 2024. Pada level provinsi, PKB berkoalisi dengan PDIP dengan mengusung Ono-Acep.
“Saya melihat bahwa prospek pasangan Farhan dan Erwin memiliki potensi yang cukup besar untuk memenangkan Pilkada Kota Bandung,” katanya, Senin (19/8/2024).
Baca juga : Cuma Dibayar Rp 500.000 Honornya Dinaikkan Dong!
Dia mengatakan, popularitas Farhan sebagai artis nasional dan juga memiliki kontribusi besar dalam pengembangan PT PBB yang menaungi Persib Bandung, akan menjadi magnet untuk menggaet pemilih Kota Bandung.
Farhan, kata Kristian, cukup militan dalam mempersiapkan keikutsertaannya pada Pilkada Kota Bandung. Kata dia, Farhan sudah melakukan sosialisasi sejak jauh-jauh hari.
“Ini yang menyebabkan pemilih Kota Bandung sudah cukup akrab mendengar nama Farhan yang akan maju dalam Pilwalkot Bandung,” ungkapnya.
Dia mengatakan, perpaduan Farhan dan Erwin merupakan representasi dari politikus nasionalis dan Islam tradisional. Menurut dia, hal ini cukup representatif bagi kondisi politik Kota Bandung.
Selain itu, kata Kristian, Farhan juga bisa dikatakan merepresentasikan kalangan urban yang cocok dengan karakteristik perkotaan. Sedangkan Erwin, mewakili kalangan sub-urban yang potensial untuk menggaet suara dari pinggiran Kota Bandung yang kecenderungan pilihannya masih diwarnai nilai-nilai tradisional dan agama.
Baca juga : Debut Mbappe Di La Liga Lembek
“Baik Farhan maupun Erwin lebih banyak mengenyam pengalaman politik dibanding mengenyam pengalaman manajerial yang berhubungan dengan birokrasi Pemerintah. Ini tentunya akan menjadi tantangan bagi mereka,” tambah Kristian.
Kristian mengatakan, pemilih Kota Bandung juga perlu diyakinkan tentang kemampuan pasangan Farhan dan Erwin dalam menghadapi tantangan menghentikan citra buruk kepala daerah. Khususnya terkait korupsi.
“Termasuk keberanian mereka untuk berkomitmen menciptakan sistem garansi publik, seperti mundur dari jabatan apabila salah satu di antara mereka terkait dengan kasus korupsi,” ujarnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 20 Agustus 2024 dengan judul NasDem Dan PKB Koalisi, Pasangan Farhan Dan Erwin Terjun Di Kota Bandung
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya