Dark/Light Mode

Pertamina Dan Bappenas Sinergi Jaga Ketahanan Energi

Kamis, 19 September 2024 12:12 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kanan) bersama Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Kementerian PPN Bappenas Nizhar Marizi (kiri), Direktur SPPU Pertamina A. Salyadi Saputra (kedua kanan) dan Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN Bappenas Vivi Yulaswati usai penandatanganan kerja sama “Kolaborasi Perencanaan Transisi Energi Nasional dan Kewilayahan Untuk Memastikan Ketahanan Energi di Jakarta, Selasa (17/9/2024). (Foto: Ist)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kanan) bersama Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Kementerian PPN Bappenas Nizhar Marizi (kiri), Direktur SPPU Pertamina A. Salyadi Saputra (kedua kanan) dan Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN Bappenas Vivi Yulaswati usai penandatanganan kerja sama “Kolaborasi Perencanaan Transisi Energi Nasional dan Kewilayahan Untuk Memastikan Ketahanan Energi di Jakarta, Selasa (17/9/2024). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) bersinergi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) untuk memastikan ketahanan energi. 

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan 

Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Kolaborasi Perencanaan Transisi Energi Nasional dan Kewilayahan yang merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada Juni 2024. Kerja sama ini sebagai respons terhadap tantangan global, seperti perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat.

Baca juga : APBN 2025 Dirancang Jaga Keberlanjutan Dan Kesejahteraan

Acara penandatanganan dilaksanakan di Grha Pertamina, Jakarta, pada Selasa, 17 September 2024. Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, A. Salyadi Saputra, menandatangani PKS tersebut bersama Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas, Vivi Yulaswati. Acara ini juga disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dan Direktur Sumber Daya Energi Mineral dan Pertambangan Bappenas, Nizhar Marizi.

Vivi Yulaswati menekankan, pentingnya penerapan ekonomi hijau untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mencapai Net Zero Emission (NZE). Berdasarkan proyeksi Bappenas, kebijakan ekonomi hijau yang mengedepankan pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim akan membantu Indonesia mencapai NZE pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Menurutnya, kemitraan strategis ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam mencapai ketahanan energi nasional.

“Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dari Pertamina dalam mendukung agenda prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam menjaga ketahanan energi,” ujar Vivi.

Baca juga : Heran Banyak Orang Takut Ke Dokter Gigi

A. Salyadi Saputra juga menegaskan, sinergi Pertamina dengan Kementerian PPN/Bappenas sangat penting untuk mendorong perkembangan industri energi yang merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai BUMN, Pertamina berperan dalam memenuhi ketahanan energi nasional. 

“Kami harus memastikan ketersediaan energi, akses yang memadai bagi masyarakat, serta keberlanjutan energi dalam jangka panjang,” ungkapnya.

SVP Strategy & Investment Pertamina, Henricus Herwin menambahkan, strategi transisi energi Pertamina mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan energi global. Pertamina menerapkan strategi pertumbuhan ganda, yaitu mempertahankan bisnis eksisting untuk menjamin ketahanan energi dan mengembangkan bisnis rendah karbon secara bersamaan.

Baca juga : Bertemu Parlemen Uzbekistan, Ibas Harapkan Peningkatan Kerja Sama

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menegaskan, kolaborasi ini diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan, mendukung pencapaian NZE pada 2060. “Pertamina terus berupaya mempercepat pencapaian NZE, termasuk melalui sinergi dengan berbagai institusi pemerintah, swasta, dan akademisi. Kami yakin peran Pertamina akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus berdampak positif pada perubahan iklim,” ujar Fadjar.

Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen untuk mendukung target NZE 2060 melalui program-program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.