Dark/Light Mode

Terapkan Transformasi Digital, Jasa Raharja Jamin Pembayaran Klaim Lebih Cepat

Rabu, 25 September 2024 19:01 WIB
Direktur Keuangan Jasa Raharja Bayu Rafisukmawan. (Foto: Istimewa)
Direktur Keuangan Jasa Raharja Bayu Rafisukmawan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jasa Raharja terus berkomitmen menghadirkan perlindungan efektif bagi masyarakat Indonesia.

Salah satu terobosan yang dilakukan Jasa Raharja adalah dengan melakukan transformasi proses pembayaran santunan melalui Cash Management System (CMS) perbankan.

Direktur Keuangan Jasa Raharja Bayu Rafisukmawan mengatakan, dengan adopsi teknologi tersebut, proses transfer dana santunan kepada korban atau ahli warisnya menjadi lebih cepat dan efisien, terutama dalam kasus santunan meninggal dunia.

"Langkah ini tidak hanya mengurangi birokrasi, tetapi juga mengedepankan kepentingan korban sebagai prioritas utama," kata Bayu dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (25/9/2024).

Bayu menambahkan, tak hanya bagi korban meninggal dunia, proses overbooking santunan luka-luka ke rekening rumah sakit dengan jaminan biaya perawatan dari Jasa Raharja juga memberikan kepastian dan kemudahan.

Baca juga : Tingkatkan Kapasitas Fiskal, Mendagri Pacu Pemda Pakai Cara Kreatif

Hal ini merupakan langkah konkret untuk mendukung akses pelayanan kesehatan yang cepat dan tanpa hambatan birokrasi.

"Sistem ini memungkinkan korban mendapatkan perawatan yang diperlukan tanpa perlu khawatir tentang proses administrasi yang rumit, sebuah inovasi yang sangat penting dalam memberikan layanan cepat dan efektif," jelasnya.

Selain melayani korban secara langsung, Jasa Raharja juga memberdayakan perusahaan otobus dengan aplikasi JRku yang terkoneksi dengan BRI virtual account.

Hal ini memudahkan proses pembayaran Iuran Wajib/Premi (IWKBU), mengurangi beban administrasi, dan mempercepat alur transaksi keuangan.

Transformasi ini tidak hanya memperbaiki pengelolaan internal Jasa Raharja tapi juga memperkuat hubungan dengan mitra bisnisnya.

Baca juga : Menteri Basuki Bidik Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur Dengan AIIB

Menurut Bayu, dengan memudahkan proses pembayaran bagi perusahaan otobus, Jasa Raharja menunjukkan memahami kebutuhan mitra bisnisnya.

Salah satunya dengan berupaya untuk memberikan solusi yang praktis dan efisien.

Selain itu, dengan upaya yang telah dilakukan, Jasa Raharja mampu menuai capaian apik. Di tahun 2023 meskipun diwarnai oleh ketidakpastian ekonomi global dan domestik, perseroan mampu memperoleh premi bruto sebesar Rp 4,74 triliun, yang menunjukkan pertumbuhan positif dibanding tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan ini menegaskan keberlanjutan finansial perusahaan dan kewajibannya untuk memenuhi standar yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Angka-angka ini bukan hanya sekadar statistik, tetapi merupakan indikator nyata bahwa Jasa Raharja memiliki fondasi keuangan yang solid dan mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi yang kompleks," ungkap Bayu.

Baca juga : Wujudkan Ramah Disabilitas, Whoosh Layani Lebih Dari 10.000 Penumpang Prioritas

Terlepas dari capaian positif tersebut, Bayu memastikan Jasa Raharja tetap fokus pada pelayanan yang optimal.

Lebih lanjut, Bayu menilai, penerapan teknologi digital tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi operasional tapi juga sebagai wujud komitmen untuk selalu ada dan membantu masyarakat dalam situasi darurat.

"Transformasi digital ini membuktikan bahwa Jasa Raharja berusaha untuk menjadi lebih efisien, lebih responsif, dan proaktif dalam menghadapi kebutuhan masyarakat," pungkas Bayu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.