Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PGN Dukung Pemanfaatan Pipa Cisem Tahap II Untuk Tumbuhkan Investasi
Selasa, 1 Oktober 2024 19:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, bersama anak perusahaannya, PT Pertamina Gas (Pertagas), mendukung pemanfaatan Pipa Transmisi Gas Cirebon-Semarang Tahap II (Pipa Cisem II) yang baru diresmikan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, pada Senin (30/9/2024).
Proyek Cisem II akan melengkapi Cisem Tahap I yang selesai dibangun pada 2023 dan telah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di Kawasan Industri Kendal dan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.
Acara first welding atau pengelasan pertama Pipa Cisem II turut dihadiri oleh Plt. Dirjen Migas Dadan Kusdiana, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Dirjen Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas KESDM Laode Sulaeman, Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Harry Budi Sidharta, serta Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Utama KIT Batang dan jajaran konsorsium KSO PT Timas Suplindo serta PT Pratiwi Putri Sulung yang terlibat dalam proyek ini.
Baca juga : Dirut PGN Pastikan Pemanfaatan Jargas Rumah Tangga Di Sleman Lancar
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan, Pipa Cisem II adalah bagian dari upaya pemerintah mempercepat investasi, terutama di KIT Batang. Salah satu master plan kawasan ini adalah membangun infrastruktur gas sebagai keunggulan komparatif. "Cisem I dan Cisem II adalah seperti jalan tol, tapi versi gas," ujarnya.
Plt. Dirjen Migas, Dadan Kusdiana menambahkan, proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional berdasarkan Perpres Nomor 3 Tahun 2016. Tujuan utamanya adalah mendukung penguatan infrastruktur energi nasional serta menciptakan efisiensi distribusi gas untuk pertumbuhan ekonomi.
Sumber gas proyek Cisem II berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) dan Long Term Plan (LTP) yang mencakup potensi wilayah kerja (WK) di Jawa Timur, seperti WK Agung dan WK Bulu. Penerima manfaat dari proyek ini termasuk Kilang Cilacap, Kilang Balongan, industri di Jawa Barat, jaringan gas rumah tangga, serta Pupuk Kujang.
Baca juga : LAN Dorong Percepatan Pembangunan Indonesia Timur
Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko menyatakan, PGN dan Pertagas siap mendukung pemanfaatan Pipa Cisem II. Penyambungan antara Pipa Cisem I dan II akan memberikan manfaat besar dalam memenuhi kebutuhan gas bumi. "Kami siap dalam pengelolaan, distribusi, dan monetisasi gas bumi untuk menarik investor dan menumbuhkan perekonomian," ujarnya.
Arief juga menambahkan, PGN akan memiliki fleksibilitas dalam penyaluran gas bumi, terutama dari Jawa Timur menuju pusat-pusat pasar di Jawa Tengah dan Jawa Barat. PGN akan memastikan pasokan gas yang stabil bagi rumah tangga, usaha kecil, serta industri komersial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang diinginkan pemerintah.
Salah satu rencana optimalisasi pemanfaatan Pipa Cisem II adalah gasifikasi kilang Refinery Unit IV Cilacap (RU IV Cilacap) yang akan didukung oleh Pipa Tegal-Cilacap, yang akan memperluas jangkauan infrastruktur gas di Jawa bagian selatan. Proyek Pipa Tegal-Cilacap dijadwalkan dimulai pada 2025 dan commissioning pada triwulan 3 tahun 2026, dengan volume gas sebesar 51 MMSCFD.
Baca juga : Dukung Kemandirian Pangan, JHL Ajak Pengusaha Kembangkan Agribisnis
Saat ini, PGN dan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah menandatangani Heads of Agreement (HOA) terkait jual beli gas bumi untuk RU IV Cilacap. Penyusunan perjanjian komersial serta pelaksanaan FEED dan perizinan sedang dalam proses.
Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso, menyatakan bahwa Pertagas siap mengelola Pipa Cisem II untuk memastikan kehandalan operasional transmisi gas. "Portofolio yang kami miliki akan digunakan untuk memastikan penyediaan gas yang lebih berkelanjutan di masa depan," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya