Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Maman Abdurrahman resmi menjadi Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dia pun akan fokus meningkatkan ekosistem UMKM.
Acara serah terima jabatan dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki ke Maman dilakukan di Gedung Smesco, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Maman menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan koperasi dan UMKM selama kepemimpinan Teten. “Di bawah pimpinan Pak Teten, sudah banyak kemajuan yang terjadi, sehingga memudahkan saya untuk melanjutkan. Saya bertugas memastikan transisi berjalan lancar dan melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh Pak Teten,” tegasnya.
Sebagai politisi Partai Golkar, Maman mengatakan, sejak awal ditunjuk sebagai Menteri UMKM oleh Presiden Prabowo, ia ditugaskan untuk menjaga kesinambungan program selama 10 tahun pemerintahan sebelumnya, khususnya di sektor UMKM.
Baca juga : Dilantik Jadi Menkop, Budi Arie Fokus Perbaiki Ekosistem Perkoperasian
Dengan adanya pemisahan Kementerian Koperasi dan UMKM, menurutnya, diharapkan akan ada percepatan ekonomi masyarakat bawah. UMKM di Indonesia mencakup sekitar 60 juta pelaku usaha yang menyerap hingga 90 persen tenaga kerja. “Ini alasan kenapa kita butuh kementerian khusus yang menangani UMKM,” jelasnya.
Maman juga memohon dukungan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal Kementerian UMKM, untuk memastikan bahwa UMKM merasakan kontribusi nyata dari kementeriannya. Ia juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi positif demi mendukung 60 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
“Saya juga mengundang mitra Komisi VII DPR, seperti Pertamina, PLN, MIND ID, BRI, BNI, Bank Mandiri, hingga perusahaan publik lainnya, yang siap bersama-sama membesarkan UMKM dalam negeri,” kata Maman.
Maman menegaskan, meskipun Kementerian Koperasi dan UMKM kini terbagi menjadi dua entitas, hal tersebut tidak akan menghambat kemajuan. Ia optimistis akan mampu mendukung target Pemerintahan Presiden Prabowo untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Baca juga : Man United Makin Nyungsep: Pecat Erik ten Hag!
“Insya Allah, jangan khawatir meski kementerian dipecah dua. Anggaran mungkin kecil, tetapi cakupannya besar,” ujarnya.
Menurutnya, optimisme ini disampaikan kepada seluruh pegawai Kementerian UMKM dan pelaku UMKM untuk lima tahun ke depan. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, baik dari sektor swasta maupun BUMN, akan terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan UMKM.
Maman menambahkan, tugas awalnya adalah melakukan konsolidasi organisasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Teten atas sambutan hangatnya yang membuatnya merasa yakin bahwa transisi akan berjalan lancar.
Sementara itu, Teten menyampaikan dukungannya kepada Maman Abdurrahman sebagai Menteri UMKM yang baru. Teten yakin dengan latar belakang Maman sebagai politisi dan pengusaha, ia bisa lebih cepat mendorong kemajuan UMKM.
Baca juga : Bangun SDM Berkualitas, Perbaiki Sistem Pendidikan
“Saya yakin Pak Maman bisa ngebut lebih dari saya. Selamat bertugas, Pak Maman,” ucap Teten.
Teten juga menceritakan pengalamannya saat diminta menjadi Menkop UKM lima tahun lalu. Ia memilih mengabdi di Kemenkop UKM karena komitmennya untuk memperkuat ekonomi rakyat. Menurutnya, membantu rakyat kecil adalah ibadah, dan selama menjabat, ia selalu mendapat apresiasi dari para pelaku UMKM di daerah.
Dengan optimisme, Teten berharap di bawah kepemimpinan Maman Abdurrahman, UMKM Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang lebih baik. “Kalau bapak membutuhkan, saya siap membantu,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya