Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perkuat Bisnis Fesyen Lokal, Qazwa Targetkan Pembiayaan Sebesar Rp50 Miliar
Kamis, 31 Oktober 2024 17:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Qazwa, platform peer-to-peer (P2P) financing syariah, berkomitmen untuk mendukung industri fesyen lokal dengan membukakan akses permodalan yang aman dan mudah.
Pada acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, Qazwa meneken kerja sama untuk menyiapkan akses permodalan hingga Rp50 miliar melalui ekosistem eJahit.
Terdapat lima kota yang menjadi bidikan awal kerja sama ini, yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Sukabumi, dan Solo.
Qazwa memiliki lebih dari 200 penerima pembiayaan kredibel di seluruh Indonesia.
Baca juga : Jaring Pertumbuhan Bisnis Deposito, Komunal BPR Fair Ditargetkan Naik 2 Kali Lipat
Per Oktober 2024 ini, telah tersalurkan (disburment) lebih dari Rp250 miliar kepada para pemilik bisnis kredibel.
Sejak diinisiasi pada 2016, Qazwa memberikan akses permodalan kepada lebih dari 10 industri mulai dari properti hingga fesyen.
Khusus untuk industri fesyen saja, Qazwa telah menyalurkan (disbursement) permodalan hingga Rp13 miliar.
Chief Eksekutive Officer Qazwa Dikry Paren mengatakan, bertepatan dengan Bulan Pembiayaan Syariah, Qazwa memperkuat komitmennya untuk #SelaluKasiLebih dengan mendukung industri fesyen lokal.
Baca juga : Terapkan Transformasi Digital, Jasa Raharja Jamin Pembayaran Klaim Lebih Cepat
"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pemilik merk fesyen lokal untuk mendapatkan permodalan yang aman dan mudah serta berdampak positif terhadap kemajuan bisnis," ujar Dikry dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).
Ia menambahkan, ini kali pertama Qazwa berkolaborasi dengan eJahit selaku start up yang fokus di industri fesyen.
"eJahit hadir untuk menjawab keresahan pemilik merk fesyen lokal saat mencari mitra produk pakaian yang akuntabel dan berkualitas," ujarnya.
Menurutnya, eJahit berusaha menjadi one-solution-for-all-problems untuk para pemilik merk fesyen lokal dengan menangani mulai dari desain, sourcing, sampel, hingga ke tahap produksi masal.
Baca juga : Konsentrasi Bisnis Operasional, LPKR Turunkan Kepemilikan Sahan SILO
Menurutnya eJahit turut memberdayakan para penjahit-penjahit lokal terbaik guna meningkatkan kualitas produksinya.
Sementara itu, Chief Marketing Officer eJahit Khairunnisa mengatatakan, sejalan dengan komitmen Qazwa untuk memaksimalkan potensi industri fesyen, eJahit memberikan keleluasaan bagi para pemilik merk fesyen lokal untuk bisa mengeksplorasi kreatifitas mereka dengan fleksibilitas yang eJahit berikan.
"Kami menyediakaan lebih dari 300 jenis bahan dengan empat lapis quality control untuk menjaga hasil akhir produk," ujar Khairunnisa.
Menurutnya peran teknologi turut dihadirkan, dengan memaksimalkan Artificial Intelligence (AI) eJahit mampu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan hingga 15 persen. Dan kolaborasi ini akan menggunakan model ecosystem financing.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya